News

Dirut TransJakarta Minta Maaf Imbas Kecelakaan Beruntun

Dalam dua bulan hari terakhir bus TransJakarta mengalami sedikitnya empat kali kecelakaan

Dirut TransJakarta Minta Maaf Imbas Kecelakaan Beruntun
Ilustrasi: Bus Transjakarta tampak ringsek usai menabrak separator busway di kawasan Ratu Plaza, Jakarta, Jumat (3/12/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO - Direktur Utama PT TransJakarta Yana Aditya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait rentetan kecelakaan yang menimpa beberapa armada bus TransJakarta.

Dalam dua bulan hari terakhir, bus TransJakarta mengalami sedikitnya empat kali kecelakaan. Terbaru, bus menabrak pos polisi di Jalan Mayjen Sutoyo, PGC, pada Kamis (2/12) kemudian hari berikutnya terjadi kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman.

Insiden kecelakaan paling mengenaskan terjadi pada pekan keempat Oktober lalu, terjadi di Jalan MT Haryono, yang mengakibatkan dua orang tewas dan 31 lainnya terluka.

baca juga:

"Saya atas nama direksi PT Transjakarta memohon maaf terkait kecelakaan di hari Kamis dan Jumat kemarin," kata Yana Aditya di kantor PT Transjakarta, Jakarta, Sabtu (4/12/2021). 

Saat ini kata dia, pihaknya sedang berupaya keras melakukan perbaikan-perbaikan.

"Kita akan lakukan audit menyeluruh terkait dengan keamanan operasi di Transjakarta," jelasnya.

Lebih lanjutYana mengatakan pihaknya tengah melakukan pembenahan internal dengan menggelar pemeriksaan medis (medical checkup/MCU) besar-besaran.

Tak hanya itu, TransJakarta juga mengadakan pembinaan kepada pengemudi/pramudi dengan master driver Transjakarta dan Polda Metro Jaya.

"Tapi pembinaan pramudi memang butuh waktu, untuk setiap operator dengan jumlah pengemudi yang banyak. MCU yang masif dilakukan memang butuh waktu," ucapnya.

Terkait kecelakaan pada Kamis dan Jumat kemarin, TransJakarta menyerahkan proses audit keamanan operasional kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Imbas kecelakaan tersebut, Yana telah memberhentikan operasional untuk dua operator TransJakarta. Adapun dua  operator tersebut yaitu Mayasari Bhakti dan Steady Safe.

"Kami menghentikan sementara operasional bus sejenis untuk melakukan investigasi," kata Yana. 

Menurut Yana bus milik operator Transjakarta yakni PT Steady Safe yang dihentikan sementara berjumlah 118 unit. Sementara operator Transjakarta yang mengalami kecelakaan di Bundaran Senayan dioperatori bus PT Mayasari Bhakti. Menurut Yana bus sejenis yang dioperasikan oleh Mayasari Bhakti saat ini berjumlah 100 unit. 

"Kami juga sudah mengeluarkan surat untuk menghentikan sementara operasional bus Mayasari Bhakti yang melayani semua rute Transjakarta, untuk dilakukan investigasi. Penghentian ini sampai investigasi selesai," tegas Yana.[]