News

Dirukiah karena Kerasukan Genderuwo, Anak Perempuan ini Dibiarkan Membusuk di Kamar Tidur

Mulanya Aisyah dirukiah lantaran diduga kerasukan Genderewo


Dirukiah karena Kerasukan Genderuwo, Anak Perempuan ini Dibiarkan Membusuk di Kamar Tidur
Aisyah (twitter/@mazzini_gsp)

AKURAT.CO, Sebuah peristiwa naas kekerasan terhadap anak kembali terjadi. Kini, insiden tersebut dialami oleh seorang anak bernama Aisyah asal Temanggung, Jawa Tengah. Anak perempuan tersebut ditemukan telah meregang nyawa, bahkan telah membusuk di kamar tidurnya oleh sang kakek dan budenya. Peristiwa mengenaskan tersebut dikabarkan oleh seorang pengguna Facebook, Eris Riswandi. 

Akun Facebook Eris Riswandi menceritakan kronologi awal mula penemuan Aisyah yang kemudian diketahui telah menjadi mayat di atas tempat tidur kamarnya. 

“ANAK DI BUNUH KARENA NAKAL. Kronologis: Awal mula saat lebaran budhe korban yang bernama Suratini menayakan kebaradaan Aisyah kepada sang Kakek. Lalu kakeknya menjawab Aisyah sakit sudah 4 bulan dan tidak pernah kesini,” tulis akun Facebook/Eris Riswandi.

Setelah itu, kakek dan bude nya tersebut memutuskan untuk pergi ke rumah orang tua Aisyah. Begitu sampai, keduanya telah mendapati Aisyah yang telah menjadi mayat dan hampir menjadi mummy, hanya terlihat kerangkanya saja. 

“Kakek dan Bude nya kaget lalu menanyakan ada apa ini, sang ibu menjelaskan Aisyah sedang di rawat dia 4 bulan lalu di rukiah karena nakal,” lanjut akun Eris Riswandi. 

Sesaat setelah mengetahui kondisi Aisyah, keduanya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Bejen terkait penemuan mayat di Dusun Paponan Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung. Setelahnya, sang kades melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib. 

“Setelah melakukan pengecekan ternyata pelaku rukiah adalah Haryono (56th) dan Budiono (43th) yang merupakan tetangga korban dan berprofesi sebagai dukun, menurut keterangan mereka bahwa Aisyah ini nakal karena kerasukan Genderewo, lalu Aisyah ditenggelamkan di dalam bak hingga meninggal. Setelah Aisyah meninggal kedua orang ini meminta orang tua Aisyah meletakan Aisyah di tempat tidur karena suatu hari Aisyah akan bangun kembali,” lanjut Eris Riswandi dalam unggahannya. 

Pihak kepolisian dari Polsek Bejen dan Koramil segera melakukan olah TKP dan selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Temanggung untuk otopsi. Sementara itu, kedua orang tua korban dan dua tersangka yang diketahui adalah seorang dukun, Haryono dan Budiono, kini telah digelandang ke kantor kepolisian untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut. 

Sejumlah warganet pun tergerak untuk menyebarluaskan kabar mengenaskan ini. Salah satunya adalah akun Twitter @mazzini_gsp. Menanggapi kejadian ini, sejumlah warganet pun mendoakan agar Aisyah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. 

“Semoga dik Aisyah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Amiin,” balas akun Twitter @mazzini_gsp. 

“Ini di dkt rumahku,” balas akun @sinaratdw. 

“Genderuwo cuma bisa geleng2 kepala liat kelakuan manusia itu. Semoga yg terbaik buat Aisyah,” balas akun @junantos. 

“Ini orang tuanya nggak ngerasa gimana gitu? Anak ditenggelamin sampe meninggal, minimal dikasih pemakaman yang layak. Ini malah... Ah sudahlah. Semoga korban bisa beristirahat dengan tenang,” timpal @jenjaneya. 

Namun, banyak warganet yang geram atas sikap dan perlakukan sang orang tua kepada Aisyah tersebut.[]

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co