Entertainment

Edho Zell Gandeng KONI dalam Program 'Esport Untuk Semua'

Edho Zell Gandeng KONI dalam Program 'Esport Untuk Semua'
Edho Zell bersama pengurus KONI di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (13/1) (Akurat.co, Agussalim)

AKURAT.CO, YouTuber Edho Zell mendirikan sekolah E-Sport yang bernama Esports Academy ID. Edho Zell membuat sekolah tersebut pada 2020 usai dirinya memutuskan untuk hengkang dari dunia YouTube.

Edho menceritakan, pihaknya membuat sekolah E-sport berawal dari keresahannya untuk memberikan panduan pada anak-anak dalam bermain game.

Dengan panduan yang ada, Edho mengatakan anak-anak dapat mengetahui bagaimana cara menguasai sebuah permainan.

baca juga:

Sebenarnya sekolah ini merupakan keresahan kami, pengin memberikan panduan buat anak muda zaman sekarang supaya mereka tahu tahapan-tahapan mereka apa saja,” kata Edho Zell saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (13/1/2022).

"Bagaimana cara mereka, komunitas positif dalam bermain E-Sport," lanjut Edho Zell.

Tidak hanya membuka sekolah E-sport, Edho Zell mengaku bahwa dulu ia juga senang bermain game Call of Duty. Akan tetapi pada waktu itu dirinya memainkan game tersebut hanya untuk kesenangan saja.

"Iya, kalau saya suka Call Of Duty. Itu jadi hiburan saya tapi secara Esport, tapi di Indonesia belum terlalu kedengaran," jelas Edho Zell

Kekinian, PT Edukasi Atlit Internet Digital (EAID) atau biasa disebut Esports Academy ID yang menaungi Edho Zell sebagi Founder Esports Academy ID dan Ezra Djatmika selalu Founder sekaligus CEO Esports Academy ID, resmi bekerjasama degan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Melalui kerjasama ini, mereka meluncurkan program 'Esports Untuk Semua'.

Program 'Esports Untuk Semua' ini akan dimulai pada 16 Januari 2022 mendatang. Edho mengatakan bahwa program ini merupakan kepedulian pemerintah dalam membina atlet E-Sprot Indonesia agar bisa menorehkan prestasi hingga dikancah internasional.

"Ini langkah keseriusan pemerintah untuk membina atlet E-Sport Indonesia. Selama ini kan atlet banyak menorehkan prestasi," ucap Edho lagi

"Makanya sekarang ada ESports Academy ID, untuk bisa membuat standar atlet E-Sport itu seperti apa. Enggak hanya jago main tapi ada etika dan profesionalitas dari para atlet," tukas Edho Zell

KONI menyambut baik terhadap kerjasama yang dilakukan EAID tersebut. Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) II Bidang Hukum, Markus Othniel Mamahit.

"Melalui kerja sama ini, kita semua berharap pandangan masyarakat luas, terutama orang tua atlet terhadap Esports menjadi lebih baik, karena adanya harapan besar jika berprestasi saat berkarier di ekosistem Esports," Markus Othniel Mamahit.

"Kedua, Esports ini merupakan olahraga prestasi yang dapat mengharumkan Indonesia melalui prestasi para atletnya, sehingga atlet harus dibina dengan maksimal agar menjadi juara. Ketiga, atlet Esports sebagaimana seluruh atlet juga, harus memiliki etika dan memegang nilai-nilai olahraga, seperti sportivitas, kejujuran, disiplin, tidak pantang menyerah dan saling menghormati," tambahnya.