Ekonomi

Dirikan Perusahaan Kendaraan Listrik, Ini 5 Fakta Penting PT Indika Energy

Salah satu perusahaan tambang Indonesia, PT Indika Energy Tbk (INDY) telah mendirikan anak perusahaan yang fokus pada kendaraan listrik.


Dirikan Perusahaan Kendaraan Listrik, Ini 5 Fakta Penting PT Indika Energy
Fakta penting perusahaan Indika Energy

AKURAT.CO, Seiring dengan sejumlah mobil listrik Tesla masuk ke Indonesia, permintaan akan kebutuhan kendaraan listrik terus mengalami peningkatan. Bahkan, kini salah satu perusahaan tambang  Indonesia, PT Indika Energy Tbk (INDY) telah mendirikan anak perusahaan yang fokus pada kendaraan listrik.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait PT Indika Energy Tbk.

1. Diawali dari Petrosea Tbk

Perjalanan perusahaan PT Indika Energy diawali dari berdirinya perusahaan tambang dengan nama PT Petrosea Tbk pada tahun 1972 lalu. Setelah sempat melantai di BEI pada tahun 1990, Petrosea menjadi cikal bakal pendirian PT Indika Energy yang berdiri pada tahun 2000 silam dan mulai beroperasi pada tahun 2004. Sebelum akhirnya berdiri dan beroperasi, perusahaan ini memiliki nama Dipta Diwangkara.

2. Melantai di BEI pada tahun 2008

Setelah sempat membeli sebagian saham Kideco hingga mendirikan Cotrans Asia, anak perusahaan Indika Group ini berhasil go public dan tercatat dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2008 lalu dengan nama INDY. Dalam IPO tersebut, Indika Energy menjual 937.284.000 sahamnya atau setara 20 persen kepemilikan.

3. Tiga segmen bisnis utama

Kini, PT Indika Energy Tbk memiliki tiga segmen bisnis utama, yaitu sumber daya energi, layanan energi, dan infrastruktur energi. Pada sumber daya energi, fokus perusahaan adalah eksplorasi, pemrosesan hingga produksi batu bara yang diusung oleh anak perusahaan Kideco Jaya Agung, Multi Tambangjaya Utama, dan Indika Energy Trading. Sedangkan di layanan energi, perusahaan ini menyediakan layanan rekayasa, pengadaan, konstruksi, operasi dan pemeliharaan, dan logistik dari batu bara dan industri gas dan minyak bumi yang dilakukan oleh Petrosea dan Tripatra. Sedangkan di infrastruktur energi, fokus perusahaan pada transportasi pertambangan, logistik hingga pembangkit listrik, yang dioperasikan oleh Mitrabahtera Segara Sejati, Cirebon Electric Power, Petrosea Offshore Supply Base, Indika Logistic and Support dan Kuala Pelabuhan Indonesia.

4. Lebih dari 7 ribu karyawan dan bernilai lebih dari Rp12 triliun

Pertambangan batu bara hingga kini masih terus menjadi salah satu pemasukan utama Indonesia. PT Indika Energy Tbk bahkan hingga kini memiliki nilai mencapai 12 triliun dalam kapitalisasi pasar. Maka tak heran jika perusahaan ini memiliki lebih dari 7 ribu karyawan.

5. Dirikan perusahaan kendaraan listrik

PT Indika Energy bersama anak perusahaannya, PT Indika Energy Infrastructure berhasil mendirikan perusahaan kendaraan listrik di Indonesia yang diberi nama PT Electra Mobilitas Indonesia (EMI). Dengan modal mencapai Rp40 miliar, INDY menjadi pemilik utama perusahaan listrik ini dengan 99,99 persen saham atau sekitar Rp39,99 miliar. Sedangkan sisanya dimiliki oleh Indika Energy Infrastruktur.

Nantinya, perusahaan baru bentukan Indika Energy ini akan fokus pada perdagangan suku cadang kendaraan listrik hingga jasa konsultasi manajemen. []

baca juga:

Tomyzul Habib

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu