Olahraga

Direktur Kepelatihan BAM: Saya tak Sabar untuk Bekerja dengan Rexy

"Masuknya Rexy pasti akan menambah nilai besar bagi ganda putra kami," kata Wong Choong Hann.


Direktur Kepelatihan BAM: Saya tak Sabar  untuk Bekerja dengan Rexy
Direktur Kepelatihan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Wong Choong Hann, bersama pelatih ganda putra asal Malaysia, Flandy Limpele, di Pelatnas Bulutangkis Malaysia di Kuala Lumpur, Juli 2020. (TWITTER/BAM)

AKURAT.CO, Kembalinya legenda bulutangkis Indonesia ke Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) menimbulkan semangat bagi pengurus lembaga tersebut. Direktur Kepelatihan BAM, Woong Choong Hann, mengaku tak sabar untuk bekerja dengan Rexy.

Selepas meninggalkan Asosiasi Bulutangkis Thailand, Rexy sendiri ditunjuk sebagai wakil Choong Hann dan mulai bekerja pada 1 Desember 2021. Keberadaan Rexy diharapkan meningkatkan kualitas sektor ganda putra Malaysia.

Nantinya, Rexy akan bekerja sama dengan Wong Choong Hann, Direktur Kepelatihan. Hann pun mengaku sangat senang bisa kembali mendatangkan sang legenda. Ia menyebutkan bahwa target utama Rexy adalah untuk menaikkan kualitas atlet mereka.

Pasalnya, Rexy sebelumnya juga pernah menjadi pelatih kepala di BAM pada 2005-2012. Saat itu, pria 53 tahun ini sukses melahirkan atlet ganda putra terbaik Malaysia. 

Selama di sana, Rexy Mainaky membimbing Koo Kien Keat/Tan Boon Heong menjadi ganda putra ranking satu dunia dan berhasil meraih medali emas Asian Games 2006 dan gelar juara All England 2007. 

"Masuknya Rexy pasti akan menambah nilai besar bagi ganda putra kami. Saya tidak sabar untuk bekerja dengannya," kata Hann, dikutip dari The Star. 

"Kami saling mengenal satu sama lain dengan sangat baik karena saya masih menjadi pemain saat ia dulu ada di sini."

"Dengan pengalamannya, saya yakin ia bisa beradaptasi dengan kami. Kami akan bekerja sama untuk membantu mengembangkan kualitas atlet kami. Itulah mengapa kami merekrutnya." 

Melengkapi Deretan Pelatih Indonesia di Malaysia

Kembalinya Rexy ke BAM tentu diharapkan bisa mengulang kesuksesan yang sama dalam tugas keduanya kali ini bersama Negeri Jiran.

Sementara itu, Rexy akan menjadi orang Indonesia kelima yang menjadi bagian dari susunan kepelatihan BAM. 

Empat pelatih kepala lainnya tersebut adalah Hendrawan (tunggal putra), Indra Wijaya (tunggal putri), Flandi Limpele (ganda putra), dan Paulus Firman (ganda campuran). 

Di sisi lain, kesuksesan Rexy sebagai pelatih juga tidak hanya terjadi di Malaysia, tetapi juga saat berkarier di Thailand. 

Selama di BAT, pria kelahiran Ternate tersebut juga berhasil membawa Thailand menjadi runner-up di final Piala Uber 2018 di Bangkok, Thailand. 

Kantaphon Wangcharoen menjadi tunggal putra pertama Thailand yang sukses meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com