News

Direksi PT Syailendra Capital Dicecar Soal Korupsi BPJS TK

Direksi PT Syailendra Capital Dicecar Soal Korupsi BPJS TK


Direksi PT Syailendra Capital Dicecar Soal Korupsi BPJS TK
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Penyidikan kasus dugaan korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di BPJS Ketenagakerjaan masih terus bergulir. Meskipun puluhan saksi telah diperiksa namun penyidik belum menetapkan tersangka.

Hari ini, Rabu (14/4/2021) memeriksa jajaran direksi PT Syailendra Capital, mulai dari Direktur Utama hingga head of Equity.

Mereka adalah FRH selaku Direktur Utama PT. Syailendra Capital, H selaku Direktur Marketing PT. Syailendra Capital, MS selaku Head of Equity PT. Syailendra Capital, AS selaku Direktur Investasi PT. Syailendra Capital; dan SJ selaku Head of Institutional PT. Syailendra Capital.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Rabu (14/4/2021).

Sebelumnya penyidik kembali memeriksa mantan Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan EA (Evi Afianti). Evi sendiri sudah dua kali diperiksa penyidik. Pemeriksaan terhadap Evi Afiatin yang pertama, Jumat (22/1/2021).

Hingga saat ini Penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dugaan korupsi yang diduga rugikan negara hingga puluhan triliun itu. Belum ada pihak yang dicekal apalagi menjadi tersangka.

Belum ditetapkannya tersangka dalam kasus BPJS Ketenagakerjaan karena penyidik masih sulit membuktikan pelanggaran melawan hukum pengelolaan dana investasi BPJS.

Sebab perhitungan kerugian negara yang ditaksir penyidik bukan kerugian negara tapi unrealiazed loss atau potential loss.

Sebelumnya penyidik memeriksa mantan Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Agus Susanto (AS) dan Direktur Pengembangan Investasi telah diperiksa. Terbaru penyidik memeriksa Deputi Direktur SPI BPJS Ketenagakerjaan tahun 2019.

Penyidik juga telah memeriksa sederet saksi dari perusahaan sekuritas. Antara lain Dirut PT Trimegah Asset Management Anthony Dirga juga diperiksa. Lalu saksi lain adalah MKS selaku Direktur Pelayanan BPJS-TK, HP selaku Dealer Pasar Utang BPJS-TK, dan II selaku Deputi Direktur Analisa Portofolio BPJS-TK.

Diketahui, Tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) telah melakukan penggeledahan pada Senin (18/1/2021). Dalam penggeledahan, tim penyidik tindak pidana khusus (pidsus) menyita sejumlah dokumen dan alat bukti.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu