News

Diproduksi 1977, Begini Kelaikan KRI Nanggala-402 Sebelum Dinyatakan Hilang 

Laksamana Yudo Margono menyebut kondisi kapal selam KRI Nanggala-402 sangat baik sebelum dinyatakan hilang


Diproduksi 1977, Begini Kelaikan KRI Nanggala-402 Sebelum Dinyatakan Hilang 
Pasukan Katak TNI AL bersiaga saat Helikopter Bell 412 akan menurunkan tim terjun tempur pasukan khusus Intai Amfibi Marinir saat Latihan Operasi Dukungan Pasukan Khusus Gabungan TNI AL di kawasan Pantai Tengket, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (14/8/2020). Latihan yang melibatkan pasukan khusus Intai Amfibi Marinir TNI AL dan pasukan Katak TNI AL tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pasukan khusus TNI AL dalam taktik, teknik dan strategi pertempuran darat, laut dan udara. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

AKURAT.CO, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono menyebut kondisi kapal selam KRI Nanggala-402 sangat baik sebelum dinyatakan hilang ketika latihan penembakan senjata strategis TNI AL di perairan Bali pada Rabu (21/4/2021).

Hal itu disampaikan Yudo untuk merespons pertanyaan soal kelaikan kapal selam buatan Jerman itu. Dia bilang kapal itu sudah mendapat surat kelaikan dari Dislaikad Matra TNI AL.

"(KRI Nanggala-402) Sudah mendapat surat kelayakan," kata Yudo dalam konferensi, Kamis (22/4/2021).

Tidak hanya siap secara fisik, pasukan yang diterjunkan dalam latihan tempur menggunakan kapal selam ini disebut sudah sangat siap. Intinya kata dia, KRI Nanggala-402 siap untuk tempur sehingga diterjunkan dalam latihan. 

"KRI Nanggala ini dalam keadaan siap baik personel maupun material, personel lengkap," tuturnya

Lebih dari itu, Yudo mengatakan, KRI yang dibuat tahun 1977 itu sudah  berulang-ulangi dilibatkan dalam latihan tempur dan penembakan senjata strategis TNI AL sejak didatangkan ke Indonesia pada 1981 silam.   

Adapun Kapal berjuluk Monster Bawah Laut ini diproduksi Howaldtswerke, Kiel, Jerman dengan  tipe U-209/1300 dan memiliki berat 1.395 ton, dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter.

"Kapal ini riwayatnya sudah menembak torpedo kepala latihan 15 kali dan menembak torpedo kepala perang 2 kali dan  sasarannya kapal eks KRI dan dua-duanya tenggelam, jadi KRI Nanggala dalam kondisi siap tempur sehingga kita kirim libatkan untuk menembakkan torpedo kepala latihan dan kepala perang," tuturnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu