Tech

Diperparah COVID-19, Harley Davidson Bakal Pecat 700 Karyawan


Diperparah COVID-19, Harley Davidson Bakal Pecat 700 Karyawan
Komunitas Harley Davidson (AKURAT.CO/Yusuf Tirtayasa)

AKURAT.CO, Produsen sepeda motor ternama asal Amerika Serikat (AS) itu pun tak kuasa membendung masalah finansial akibat wabah COVID-19. Harley Davidson dilaporkan bakal merumahkan sekitar 700 pekerjanya sebagai langkah efisiensi perusahaan untuk tetap bertahan di tengah kondisi saat ini.

Sebelum pandemi, penjualan Harley Davidson sendiri di pasar utamanya, yakni Amerika Serikat memang telah mengalami penurunan signifikan selama bertahun-tahun. Pandemi COVID-19 pun memperparah beban perusahaan yang berbasis di Milwaukee itu.

Bulan lalu, sebanyak 140 karyawan di pabrik Pennsylvania dan Wisconsinbagian produksi Harley Davidson bahkan telah dipangkas. Setidaknya 500 pekerja bakal diberhentikan sebelum akhir tahun ini. Harley Davidson sendiri memiliki lebih dari 5.600 pekerja secara global.

Perusahaan mengatakan bahwa langkah tersebut menjadi acuan rencana strategis lima tahun ke depan untuk menghidupkan kembali penjualan. Pemangkasan 700 karyawan dikatakan perusahaan setara dengan 13 persen dari tenaga kerjanya secara global.

Pada awal tahun ini, perusahaan mengganti CEO Matt Levatich dengan Jochen Zeitz. Zeitz sebelumnya berkarier di Puma, ia dikenal atas strateginya menyelamatkan merek perlengkapan olahraga asal Jerman itu dari kebangkrutan.

Andre Purwanto

https://akurat.co