News

Dipadati 18 Ribu Pengunjung, Pengelola TMII Klaim Prokes Tetap Diterapkan

Pada masa libur lebaran kali ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi pengunjung tempat wisata hanya 30 persen dari kapasitas normal.


Dipadati 18 Ribu Pengunjung, Pengelola TMII Klaim Prokes Tetap Diterapkan
Sejumlah wisatawan saat bersantai mengisi waktu liburan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (20/8/2020). Wisatawan mengisi momen libur panjang Tahun Baru Islam 1442 H dengan mengunjungi sejumlah tempat rekreasi salah satunya Taman Mini Indonesia Indah (TMII). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Kepala Bagian Humas Taman Mini Indonesia Indah, Adi Widodo mengklaim penerapan  protokol kesehatan di tempat wisata itu berjalan dengan baik kendati pengunjung mencapai 18 ribu orang pada hari pertama Idul Fitri 1442 Kamis (13/5/2021) kemarin.

Adi menyebut protokol kesehatan tetap dijalankan karena jumlah tersebut  adalah batas maksimal yang dianjurkan pemerintah. Pada masa libur lebaran kali ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi pengunjung tempat wisata hanya 30 persen dari kapasitas normal.

Selain itu sejumlah petugas yang ditempatkan di kawasan ini kata dia, terus memberikan sosialisasi kepada pengunjung yang datang agar taat pada peraturan kesehatan demi meminimalkan penularan Covid-19.

"Petugas terus berupaya mengingatkan dan memberikan teguran penerapan 3m," kata Adi ketika dikonfirmasi Jumat (14/5/2021).

Adi tidak menampik, masih banyak pengunjung yang ditemukan bergerombol di dalam area TMII, namun kata dia petugas langsung memberi peringatan dan meminta mereka menjaga jarak aman. Kemudian pengunjung yang tidak memakai masker secara baik dan benar juga ditegur dan diminta  membetulkan maskernya.

"Pada kerumunan kita pisahkan dengan membagi rombongan dengan jarak yang cukup berjauhan.  Tak segan melalui pengeras suara kita ingatkan kepada pengunjung yang tidak memakai masker dengan benar, biasanya mereka ini pesepeda dan pemotor," tuturnya.

Untuk menekan penyebaran Covid-19 pada periode libur Lebaran kali ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Seruan Gubernur  Nomor 5 tahun 2021 tentang Pengendalian Aktivitas Masyarakat dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 pada Masa Libur Idul Fitri 1442 H.

Dalam peraturan yang dikeluarkan Gubernur Anies Baswedan itu pengunjung tempat wisata dibatasi hanya  30 persen saja dari kapasitas normal, kemudian, pengunjung tidak ber-KTP DKI juga dilarang masuk. 

Kendati begitu,  Adi mengaku pihaknya tetap menerima warga dari luar Jakarta, dia tidak menyebutkan jumlahnya  secara pasti, tetapi dia memastikan pengunjung TMII ada yang tidak ber-KTP DKI Jakarta. Adi berdalih para pengujung dari luar Jakarta datang  ke TMII untuk melihat anjungan masing-masing,

"Untuk pengunjung ada yang dari luar DKI. Karena kita tahu anjungan daerah itu ada pemegang KTP daerahnya masing-masing, itu ada keluarga, ada yang bekerja di situ juga, ada paguyuban warga daerah yang ada di Jakarta, barangkali hari ini mereka silahturahmi," tandasnya. []

Yohanes Antonius

https://akurat.co