Tech

Dinyatakan Ilegal oleh OJK, Ini 5 Fakta Menarik Media Sosial Snack Video

Dinyatakan Ilegal oleh OJK, Ini 5 Fakta Menarik Media Sosial Snack Video
Fakta media sosial Snack Video (Google Play Store)

AKURAT.CO, Setelah beberapa minggu lalu, aplikasi TikTok Cash menjadi perbincangan dan akhirnya ditutup oleh Kominfo, kini media sosial pesaing TikTok kembali muncul. Bernama Snack Video, platform media sosial ini menawarkan sejumlah hadiah kepada penggunanya berupa koin virtual yang nantinya dapat ditukar dengan uang tunai. Bahkan, kabar terbaru menyebutkan bahwa aplikasi ini juga telah ditutup oleh otoritas lokal.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait Snack Video.

1. Sudah ada sejak tahun 2011

baca juga:

Dikembangkan oleh Beijing Kuaishou Technology Co., yang juga didukung oleh perusahaan raksasa asal China, Tencent, aplikasi Kuaishou sudah ada sejak tahun 2011 di China. Namun, nama tersebut berganti menjadi Snack Video ketika dipasarkan ke luar China. Sedangkan di Indonesia, media sosial ini dirilis oleh Joyo Technology Pte. Ltd yang bermarkas di Singapura. Media sosial ini juga disebut memiliki kemiripan dengan platform yang ada di negara lain bernama Kwai.

2. Aplikasi kaum milenial dunia

Dalam situs resminya, Snack Video adalah sebuah aplikasi video pendek yang ditujukan untuk kaum milenial di seluruh dunia. Memiliki server pusat di Singapura, hingga saat ini media sosial ini telah memiliki 10 juta pengguna di seluruh dunia. Meski di Indonesia pamornya masih kalah dengan TikTok, beberapa hari terakhir, media sosial ini terus menjadi sorotan warganet.

3. Bayar pengguna setelah melakukan tugas

Salah satu strategi Snack Video demi menembus pasar Indonesia adalah dengan menggelar kampanye bayar pengguna setelah melakukan sejumlah tugas. Beberapa di antaranya adalah memberi like dan follow, mengundang orang lain, menonton video hingga hanya melakukan login. Setelah melakukan sejumlah tugas tersebut, pengguna akan mendapatkan koin dan bisa ditukar dengan uang tunai yang dikirimkan ke dompet digital.

4. Berbeda dengan TikTok Cash

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu