News

Dinkes Mulai Vaksinasi ODGJ dan Disabilitas di Surabaya

Dinas Kesehatan Kota Surabaya mempercepat vaksinasi COVID-19 tahap ketiga untuk penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa


Dinkes Mulai Vaksinasi ODGJ dan Disabilitas di Surabaya
Dokter bersiap menyuntikkan vaksin Sinovac kepada tenaga kesehatan saat di Puskesmas Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (14/1/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Dinas Kesehatan Kota Surabaya mempercepat vaksinasi COVID-19 tahap ketiga untuk penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) agar vaksinasi merata di masyarakat secara bertahap.

"Kami kebut, karena masih banyak," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita di Surabaya, Jumat (04/06/2021).

Ferbia memastikan target sasaran vaksinasi tahap ketiga yang sudah dimulai sejak Kamis (04/06/2021) untuk penyandang disabilitas sebanyak 5.394 orang, sedangkan target sasaran untuk ODGJ 3.671 orang.

Ia mengaku pihaknya telah memberikan vaksin COVID-19 kepada 916 orang pada hari pertama, dengan rincian 481 orang penyandang disabilitas dan 435 orang ODGJ.

Ia menjelaskan para penyandang disabilitas itu dilakukan vaksinasi di Puskesmas terdekat sesuai wilayah masing-masing. Sedangkan untuk pasien ODGJ, petugas Puskesmas mendatangi lokasi pasien di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos).

"Datanya dari Dinas Sosial, kita yang lakukan vaksinasi. Tapi, kami lebih khususkan pada ODGJ yang usianya di atas 18 tahun," ujarnya.

Ia meminta kerja sama dan dukungan kepada seluruh peserta vaksin tahap III. Ia berharap mereka tidak menolak dan menunda pelaksanaan vaksinasi. Sebab, vaksinasi penting dilakukan agar masyarakat memiliki antibodi, sehingga tidak mudah terpapar COVID-19.

Selain para penyandang disabilitas dan ODGJ, lanjut dia, sesuai rencana vaksinasi tahap ketiga ini juga akan menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan penghuni rusun yang dikelola oleh Pemkot Surabaya.

Rencananya, kata dia, MBR ini disuntik vaksin pada 5 Juni 2021 dan penghuni rusun pada 6 Juni 2021.[]

Sumber: ANTARA