News

Dinkes Kepri Sebut Vaksinasi Tak Jamin Hentikan Covid-19

Dinas Kesehatan Kepulauan Riau menyebutkan bahwa vaksinasi belum tentu menghentikan penyebaran virus karena cakupannya yang dinilai kecil


Dinkes Kepri Sebut Vaksinasi Tak Jamin Hentikan Covid-19
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mochammad Bisri menyatakan bahwa vaksinasi yang sedang berjalan di daerah itu belum tentu bisa menghentikan penyebaran Covid-19 karena cakupannya masih rendah.

"Capaian vaksinasi Kepri baru sekitar 12 persen," katanya di Tanjungpinang, Rabu (31/03/2021).

Ia mengatakan vaksinasi memang menjadi salah satu upaya dan harapan pemerintah untuk menurunkan kasus Covid-19 serendah-rendahnya.

Selain vaksinasi, kata dia, tentunya disiplin dan patuh protokol kesehatan masih jadi kunci utama guna memutus mata rantai penularan Covid-19.

Protokol kesehatan dimaksud meliputi, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Bisri juga menyampaikan kondisi protokol kesehatan masyarakat dalam dua bulan terakhir makin longgar.

Di beberapa tempat keramaian, seperti pasar dan tempat-tempat wisata banyak ditemukan warga abai protokol kesehatan, misalnya tidak memakai masker dan menjaga jarak.

"Jangan beranggapan ada vaksin, pandemi sudah berakhir. Protokol kesehatan wajib diterapkan, termasuk penerima vaksinasi Covid-19," katanya.

Terkait kenaikan kasus Covid-19 di Kepri dalam dua pekan terakhir, ia menyampaikan kenaikan itu lumrah terjadi, karena masih dalam situasi pandemi.

Sumber: Antara

Arief Munandar

https://akurat.co