News

Dinkes Boyolali Lakukan Tes Cepat ke Seribu Petugas KPPS

Menjelang pemilu, Dinkes Boyolali lakukan tes cepat pada sejumlah anggota KPPS


Dinkes Boyolali Lakukan Tes Cepat ke Seribu Petugas KPPS
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dokter Ratri S Survivalina saat memberikan keterangan perkembangan kasus COVID-19 di Kantor Dinkes Boyolali, Sabtu (17/10)/2020) (Antara photo)

AKURAT.CO, Dalam rangka persiapan Pemilihan Kepada Daerah Kabupaten Boyolali 2020, Dinas Kesehatan Boyolali laksanakan pemeriksaan tes cepat kepada seribuan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kecamatan Andong.

Pemeriksaan tes cepat oleh puskesmas Andong kepada petugas KPPS dan Linmas tersebut digelar di Balai Desa Andong, Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali, Kamis, (19/11.2020).

"Pemeriksaan tes cepat untuk 1.269 petugas KPPS dan keamanan tempat pemungutan suara (TPS) atau Linmas di Kecamatan Andong ini, digelar selama tiga hari, yakni mulai tanggal 17 hingga 19 November 2020," Ucap Kepala Seksi Survelen dan Imunisasi Dinkes Kesehatan Boyolali, Teguh Tri Kuncoro.

Puskesmas Andong yang sempat ditutup karena ada salah satu pegawai terkonfirmasi positif COVID-19 ini, pada Kamis sudah dibuka dan melayani masyarakat seperti biasa.

Dinkes Boyolali bersama Puskesmas Andong, di balai desa setempat, melaksanakan tes cepat terhadap 1.269 petugas KPPS dan Linmas dari sebanyak 141 TPS di Kecamatan Andong.

"Dari 1.269 petugas itu, terdiri dari 987 petugas KPPS dan 282 petugas Linmas di Kecamatan Andong," kata Teguh Tri Kuncoro.

Hal tersebut, kata Teguh, dilakukan untuk memberi jaminan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan mendatangi TPS pada pencoblosan 9 Desember mendatang. Untuk itu, dilakukan tes cepat semua petugas yang berperan di TPS tersebut.

Dia berharap dengan adanya tes cepat tersebut tingkat partisipasi masyarakat dapat tinggi, dan semua pemilih dapat hadir ke TPS tanpa ada rasa khawatir akan terinfeksi virus.

Pada tanggal 17 November, Dinkes melaksanakan tes cepet kepada 477 orang petugas KPPS asal Desa Andong, Beji, Kacangan dan Rawe. yang dinyatakan reaktif dari pemeriksaan tersebut ada lima orang, dan tanggal 18 November dilakukan tes cepat kepada sebanyak 450 orang asal Desa Kedungdowo, Kunci, Kabupaten, Munggur, Pakel dan Pranggong, dan hasil yang dinyatakan reaktif ada lima orang.

Sumber: ANTARA