News

Dinkes: Angka Kasus COVID-19 di Riau Menurun

Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyebutkan kasus positif COVID-19 di daerahnya cenderung menurun


Dinkes: Angka Kasus COVID-19 di Riau Menurun
Pasien orang tanpa gejala (OTG) dan pasien dalam pengawasan (PDP) kategori ringan COVID-19 melakukan senam pagi di atas balkon yang dipandu oleh instruktur di Rumah Singgah Karantina COVID-19 Tangerang, Banten, Selasa (26/5/2020). Kegiatan senam pagi yang rutin dilakukan setiap hari pukul 08.00 itu diharapkan bisa mempercepat proses penyembuhan pasien terpapar COVID-19. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyebutkan kasus positif COVID-19 di daerahnya cenderung menurun. Pada Jumat (14/05/2021) terdapat penambahan 112 kasus, menurun dibanding satu hari sebelumnya 513 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Sabtu (15/05/2021) mengatakan, berkurangnya kasus COVID-19 di Riau ini karena pemeriksaan swab terhadap masyarakat juga menurun sehingga kasus yang terkonfirmasi juga berkurang.

"Alhamdulillah, mudah-mudahan semakin menurun terus," kata Mimi.

Dia menjelaskan , pada umumnya dilakukan 1.500 pemeriksaan swab dalam satu hari sedangkan pada Jumat (14/05/2021) hanya dilakukan tes pada 500 sampai 600 sehingga hasilnya juga sedikit.

Sementara itu, pasien yang sembuh dan pulang dari rumah sakit atau ruang isolasi juga mengalami peningkatan hingga mencapai 512 orang.

Mimi berharap dengan semakin tingginya orang yang sembuh dari COVID-19, persentase terkonfirmasi juga menurun, termasuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia.

Meski demikian, Mimi tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran COVID-19, apalagi dalam suasana libur Lebaran saat ini.

"Jangan lupa selalu memakai masker, hindari kerumunan dan mobilisasi. Setiap saat mencuci tangan, jangan sampai terpapar usai Lebaran ini," imbaunya.

Hingga saat ini total pasien terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Riau sebanyak 51.158 kasus dengan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit sebanyak 849 orang. Sementara yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 4.514 orang, sembuh 44.489, dan yang meninggal dunia sebanyak 1.306 orang.[]

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co