News

Dinilai Lebih Efektif, Orang Tua dan Guru di Kayong Utara Harapkan KBM Tatap Muka

Guru dan orang tua siswa di Kayong Utara mengharapkan kembalinya pelaksanaan KBM tatap muka di sekolah karena dinilai lebih efektif


Dinilai Lebih Efektif, Orang Tua dan Guru di Kayong Utara Harapkan KBM Tatap Muka
Guru mengajar murid kelas IV SD Muhammadiyah 37 di teras rumahnya di kawasan Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/8/2020). Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka dengan menerapkan standar protokol kesehatan ini terpaksa dilakukan karena murid kesulitan menguasai materi pelajaran saat proses belajar secara online. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Orang tua siswa dan sejumlah guru di Kayong Utara, Kalimantan Barat berharap terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah.

Bupati Kayong Utara, Kalimantan Barat, Citra Duani, Minggu (24/01/2021) mengatakan bahwa sebenarnya orang tua siswa dan tenaga pendidik sudah sangat berharap proses belajar mengajar tatap muka bisa segera diselenggarakan. Namun, untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kalbar, pemerintah provinsi menginstruksikan untuk sementara menunda proses belajar mengajar tatap muka sampai Februari.

Ia menjelaskan bahwa sebagian orang tua siswa maupun guru beralasan dengan KBM secara tatap muka di sekolah lebih efektif.

"Ada yang menilai proses belajar mengajar dengan tatap muka dinilai lebih efektif dibandingkan secara daring atau dalam jaringan," katanya.

Sebenarnya, kata Citra Duani, sekolah-sekolah yang ada di Kayong Utara telah siap untuk menerapkan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak), jika KBM tatap muka harus dilaksanakan

"Persiapannya sudah jauh-jauh hari. Prinsipnya kita mengikuti arahan dari Gubernur Kalbar, karena kalau seandainya disuruh dilaksanakan tatap muka akan kita laksanakan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara Bambang Suberkah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mendukung penuh pemerintah provinsi dalam penanganan COVID-19 di negeri betuah tersebut.

Sementara itu, langkah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar telah melakukan tes usap (swab) dan atau tes cepat (rapid) antigen terhadap penumpang angkutan air yang datang dari Kabupaten Kayong Utara.

"Terima kasih, sudah membantu menelusuri masyarakat Kayong Utara. Namun, alangkah baiknya itu juga diberlakukan terhadap kabupaten lain, Kayong Utara ini tidak banyak kasus, justru yang banyak masuk itu orang-orang dari berbagai daerah di luar Kayong Utara, baik melalui udara (bandara) maupun pelabuhan (laut). Harusnya semua yang masuk dilakukan tes usap," ujarnya.

Sumber: Antara

Arief Munandar

https://akurat.co