Lifestyle

Dinda Hauw Gelar Baby Shower, Ini Arti dan Sejarahnya

Dinda Hauw disiram banyak hadiah jalani baby shower


Dinda Hauw Gelar Baby Shower, Ini Arti dan Sejarahnya
Potret kehamilan Dinda Hauw (Instagram/liaadeliaa)

AKURAT.CO, Menjelang kelahiran anak pertama, Dinda Hauw mendapat kejutan baby shower dari para sahabat. Momen tersebut telah dibagikan oleh bintang film 'Surat Kecil Untuk Tuhan' itu melalui unggahan di Instagram Story baru-baru ini.

Sang sahabat juga ikut membagikan momen tersebut, melalui unggahan di Instagram. Meski momen baby shower itu dikemas secara sederhana tetapi tetap seru dan penuh kebahagiaan.

Ada momen menarik yakni saat salah satu sahabat mengalungkan selempang ke Dinda. Tak berbeda dengan perayaan baby shower yang dilakukan kebanyakan orang, selempang berwarna biru tersebut bertuliskan "Mom To Be".

Dinda juga tampak memegang kue bertuliskan 'Mom To Be'. Mendapat kejutan spesial itu, istri dari Rey Mbayang ini menunjukkan senyum semringah, yang disusul para sahabat.

Namun, apa baby shower itu? Baby shower adalah pesta kecil yang diadakan untuk calon ibu dan sang bayi. Perayaan baby shower tengah menjadi tren di kalangan pasangan muda saat ini.

Kata ‘shower’ yang berarti ‘dihujani’, maka baby shower artinya calon ibu yang dihujani dengan berbagai hadiah serta perhatian dari orang-orang terdekat.

Namun, ada juga yang mengartikan ‘shower’ menjadi payung. Karena perayaan baby shower cukup dikenal sebagai tradisi orang Amerika Serikat. 

Mereka biasanya melakukan di luar ruangan pada siang hari sehingga para tamu menggunakan payung untuk melindungi diri dari terik matahari saat bertemu dengan calon ibu.

Dalam budaya Indonesia, baby shower ini hampir serupa dengan tradisi empat bulanan atau tujuh bulanan.

Jika tradisi tujuh bulanan kental dengan prosesi adat dan ritual keagamaan, lain halnya dengan baby shower yang identik dengan pesta dan pemberian hadiah untuk calon ibu.

Oleh karena itu, para tamu yang datang ke acara baby shower biasanya membawa hadiah berupa perlengkapan bayi.

Belum ada yang bisa menjelaskan sejak kapan perayaan baby shower dilakukan. Namun, perayaan serupa seperti memberi hadiah kepada calon ibu telah dilakukan sejak abad pertengahan di negara Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya di Eropa. Bedanya, kala itu, belum ada penyebutan istilah baby shower.

Saat abad pertengahan di benua Eropa, kelahiran bayi dirayakan dengan upacara pembaptisan dengan memberikan hadiah khusus kepada bayi. Artinya bayi mendapat hadiah dari orangtua kandung dan orangtua baptis.

Setelah perang dunia II, baby shower mulai populer di kalangan negara Eropa dan Amerika Serikat. Perayaan baby shower dilakukan setelah bayi dilahirkan dengan memberikan hadiah kepada ibu. Ibu akan duduk di kursi utama dengan dihujani hadiah dari keluarga dan sahabat.

Hadiah tersebut diharapkan dapat meringankan beban keuangan keluarga, setelah melahirkan si Kecil. Perayaan baby shower terus populer hingga abad ke-21. Namun, kali ini, perayaannya tidak dilakukan pasca melahirkan tapi sebelum si Kecil lahir.

Tamunya pun tak dibatasi, laki-laki dan perempuan bisa hadir sesuai keinginan si calon ibu. Tentunya tradisi memberikan hadiah tetap dilakukan. Calon ibu biasanya juga mengadakan permainan-permainan untuk membuat perayaan lebih meriah.

Baby shower memang perayaan untuk mensyukuri kehadiran si Kecil, seperti yang dilakukan Dinda Hauw. Namun, tidak semua calon ibu wajib mengadakan baby shower.

Kebahagiaan calon ibu menyambut kelahiran bayi bisa dilakukan dengan cara memberikan asupan nutrisi yang cukup, untuk tumbuh kembangnya dalam kandungan.[]