News

Dilepas setelah Ditahan Kanada 3 Tahun, Ini 5 Fakta Anak Pendiri Huawei, Meng Wanzhou

Meng Wanzhou ditukar dengan dua warga Kanada.


Dilepas setelah Ditahan Kanada 3 Tahun, Ini 5 Fakta Anak Pendiri Huawei, Meng Wanzhou
Potret Meng Wanzhou (wikipedia.org)

AKURAT.CO, Kembalinya salah satu wanita paling berpengaruh di China, Meng Wanzhou, membawa angin segar pada hubungan bilateral Kanada-China. Anak dari pendiri Huawei tersebut sebelumnya telah menjadi tahanan Kanada selama tiga tahun sejak tahun 2018 silam.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan berbagai fakta penting terkait Meng Wanzhou. 

1. Sempat kerja di bank

Meski lahir dari keluarga konglomerat, Meng Wanzhou tidka langsung bergabung dengan perusahaan sang ayah. Anak pertama dari istri pertama Ren Zhengfei ini sempat bekerja di salah satu bank terbesar di China dan dunia, China Construction Bank sejak 1992. Di sana, ia bekerja selama satu tahun, sebelum akhirnya bergabung dengan kerajaan sang ayah, Huawei. 

2. Menetap di Kanada

Sejak tahun 1993, Meng bekerja bersama sang ayah di Huawei yang kala itu masih berbentuk startup. Ia berperan sebagai seorang sekretaris. Namun, pada 1997, ia memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Akuntansi Universitas Teknologi dan Sains Huanzhong.

Setelah lulus, ia langsung pindah ke Vancouver, Kanda. Bahkan, Meng akhirnya menetap hingga mendapatkan kartu penduduk tetap pada 2001. Meski begitu ia masih tetap bekerja di Huawei. 

3. Ratu Huawei

Meski memilih pindah ke Kanada, Meng masih tetap menjadi karyawan Huawei. Bahkan, sejak ia kembali ke Huawei tahun 1998, ia langsung ditunjuk sebagai pemimpin akuntansi internasional.

Pada 2011 silam, wanita berusia 49 tahun ini masuk ke dalam direksi Huawei yang berperan sebagai CFO (Chief of Finance Officer). Bahkan, ia juga menjadi wakil direksi sekaligus CFO Huawei sejak tahun 2018 silam. 

4. Militer China hingga jadi tahanan rumah

Sebelum akhirnya bergabung dengan perusahaan sang ayah, Meng sempat mengabdi di militer China selama sembilan tahun hingga 1983 silam. Selain itu, Meng kini juga merupakan anggota dari Partai Komunis China.

Pada 2018 lalu, Meng ditangkap oleh kepolisian Kanada atas kasus konspirasi dan penipuan terkait keterlibatannya dalam penyedian berbagai peralatan elektronik di Iran. Karena hal tersebut, Meng menjadi tahanan rumah di kediamannya di Kanada sambil terus menghadiri persidangan. 

5. Kembali ke China

Setelah persidangan yang berjalan sangat alot, akhirnya pemerintah Kanada melalui hakim Kanada memutuskan untuk mengakhiri proses ekstradisi dan memberlakukan pembebasaran bersyarat kepada Meng Wanzhou.

Syaratnya adalah pemerintah China membebaskan 2 warga negara Kanada yang ditahan oleh China sejak tahun lalu sesaat setelah Kanada memberlakukan tahanan rumah kepada Meng Wanzhou. 

Kini, Meng Wanzhou pun telah tiba di rumahnya. Sedangkan dua WN Kanada yang ditahan oleh China, Spavor dan Kovrig juga telah tiba di Kanada. []