Entertainment

Dilarang Backpacker, Siswa Sekolah ini Bawa Galon hingga Bantal untuk Tempat Buku

No Backpack Day yang dilakukan oleh siswa di SMP N 1 Kuningan ini viral dan mendapat banyak respon warganet.


Dilarang Backpacker, Siswa Sekolah ini Bawa Galon hingga Bantal untuk Tempat Buku
Dilarang Backpacker, Siswa Sekolah ini Bawa Galon hingga Bantal untuk Tempat Buku (Twitter/@anggaschr)

AKURAT.CO, Siswa sekolah biasanya membawa tas atau ransel sebagai tempat menaruh buku dan perlengkapan sekolah. Namun apa jadinya jika para siswa justru membawa barang-barang yang tak lazim dibawa ke sekolah sebagai pengganti tas mereka. 

Seperti video yang baru-baru ini viral di sosial media mengenai para siswa yang membawa aneka barang unik ke sekolah. Video yang diketahui unggahan dari akun TikTok Osis SMP 1 Kuningan dan diunggah kembali oleh akun Twitter @anggaschr itu ternyata merupakan tantangan No Backpack Day yang dilakukan siswa sekolah tersebut.   

Dalam video tersebut terlihat para siswa membawa benda-benda seperti bantal, tas kresek, guling, hingga galon. Rupanya No Backpack Day sendiri sudah menjadi tren di luar negeri khususnya di Amerika Serikat. Siswa diharuskan membawa perlengkapan sekolah dengan benda apapun selain tas atau ransel. Beberapa sekolah lain juga pernah menerapkan tren serupa. Kejadian unik tersebut pun mendapat banyak respon dari warganet. Video berdurasi 39 detik itu mendapat berbagai respon dari warganet. 

"Eh mon maap kan galon lobangnya kecil ya, itu gimana bisa buku masuk situ terus ngeluarinnya gimana anjir masa dibedah dulu," tulis akun @dheaapeee. 

Ada juga siswa yang membawa wajan hingga kentongan yang membuat warganet geleng-geleng kepala. 

"Ini napa jd bawa wajan tong??? . Teruss kenapaa bawa kentongan bukunya ditaro maneeee???

Kok kepikiran pake wajan gt. Itu mamak lu nyariin wajan kemanee ga bs makan lu ntr ????," komentar akun @aiyaayya. 

Sebagai informasi, "No Backpack Day adalah hari dimana anak-anak di AS pergi ke sekolah tanpa ransel mereka, membawa semua buku dan perlengkapan sekolah mereka di tangan mereka atau dalam kantong plastik untuk meningkatkan kesadaran bagi jutaan anak di seluruh dunia yang harus berjalan bermil-mil dan membawa perlengkapan mereka dengan tangan atau kantong plastik karena mereka tidak mampu membeli ransel," dikutip dari laman resmi nobackpackday.org. 

Hingga saat ini video tersebut telah di-retweet sebanyak 1.1 ribu kali dan mendapat lebih dari 5.3 ribu like. []