Entertainment

Kisah Wargant Usai Makan Buah Kecubung, Merasa Dikutuk Jadi Debu hingga Dikejar Dinosaurus

Kecubung mengandung alkaloid


Kisah Wargant Usai Makan Buah Kecubung, Merasa Dikutuk Jadi Debu hingga Dikejar Dinosaurus
Hati-hati jebakan kecubung (twitter/@sutasona)

AKURAT.CO, Dalam beberapa jam terakhir, warganet dihebohkan dengan sebuah unggahan dari pengguna akun Twitter @sutasona. Dalam unggahan tersebut, ia menceritakan kisah tentang buah yang bisa membuat orang yang memakannya benar-benar lupa diri hingga mabuk. 

Dalam unggahan tersebut, akun Twitter @sutasona menceritakan bahwa seorang teman bertingkah aneh setelah memakan buah tersebut. 

“Temen gua makan ini 3 hari keliling rumah sambil ngomong "laibaikalloh humalabaik”, tulis akun @sutasona. 

Ternyata, banyak warganet yang juga memiliki pengalaman serupa. Beberapa di antaranya terungkap dalam kolom komentar. 

“Habis makan itu, tetangga langsung duduk depan rumah. Ditanya ngapain malah jawab: “loh? aku kan sendal” tulis akun @kpll karina. 

Ada juga nih yang katanya dikejar sama dinosaurus!

“Jangan makan. Gegara buah itu, temen gue pamit kerja pulang lagi. Pas ditanya kenapa balik, dia bilang di jalan dikejar sama dinosaurus,” tulis akun @Samuel R. 

Warganet lain mengisahkan bahwa buah tersebut bisa membuat seseorang merasa dikutuk jadi debu. 

“Temenku hbs makan ini tbtb diem di belakang pintu dan nempel di tembok sambil nangis. Katanya dikutuk jadi debu dia bingung gimana bliakinnya,” balas akun @ekaa. 

Buah yang dimaksud dalam unggahan itu adalah kecubung. Dikenal dengan Latin nama Datura metel, tanaman kecubung termasuk dalam golongan opioid karena dapat menimbulkan halusinasi. 

Termasuk sebagai tanaman perdu, kecubung akan tumbuh dengan ketinggian hingga 3 meter. Daunnya berwarna hijau dan berbulu. Sedangkan buah kecubung berbentuk kapsul berduri dengan diameter antara 3 hingga 10 sentimeter. Memiliki biji halus, daun dan batang kecubung dapat mengeluarkan aroma yang sangat menyengat. 

Salah satu penyebab efek halusinasi yang ditimbulkan oleh buah ini adalah setiap bagian dari tanaman ini beracun dan mengandung alkaloid. Ini adalah senyawa yang memiliki substansi relatif toksis dan bekerja utama secara langsung pada susunan saraf pusat. Akibatnya, hampir sama dengan zat analgesik dan narkotik. 

Dengan adanya sejumlah zat tersebut, tak heran jika kecubung bisa menimbulkan efek halusinasi dan memabukkan. Terkadang, buah ini juga digunakan untuk obat penenang dan obat halusinogen. Namun ternyata efek samping lainnya begitu banyak, mulai dari perasaan ketakutan, tidak nyaman, dehidrasi, perilaku aneh, penurunan daya penglihatan, hingga kematian. 

Meski penggunanya kesulitan membedakan antara realita dan yang bukan, pengguna tanaman ini juga bisa mendapatkan manfaat baiknya. Jika digunakan dengan dosis yang benar, buah ini bisa jadi pengobatan dan insektisida botanis. Selain itu, kecubung juga bisa berguna untuk anti asma, antimikroba, antikankanker, atau antiinflamasi. 

Jika ada orang terdekat secara tidak sengaja mengonsumsi buah kecubung, maka segera laporkan ke petugas medis. Hal ini dilakukan demi mencegah sedini mungkin sebelum akhirnya kecanduan akan zat narkoba. Pengobatan akan dilakukan dengan cara pemberian obat antipsikotropik anti-cemas, anti-depresi, hingga antipsikotropik. Selain itu ada juga terapi atau dalam bentuk rehabilitasi. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co