Olahraga

Dikritik karena Mengganti Ramos, Enrique Pertahankan Keputusannya

Luis Enrique Sergio Ramos hanya bermain di babak pertama dan pemain penggantinya, Inigo Martinez, menyebabkan penalti yang membuat laga imbang 1-1.


Dikritik karena Mengganti Ramos, Enrique Pertahankan Keputusannya
Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis Enrique, ketika memberikan instruksi kepada pemainnya ketika menghadapi Yunani di Granada di Spanyol, Kamis (25/3). (TWITTER/Seleccion Espanola De Futbol)

AKURAT.CO, Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis Enrique, menjadi sasaran kritik karena keputusannya hanya memainkan Sergio Ramos di babak pertama saja ketika timnya menghadapi Yunani dalam laga pembuka Grup B Kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022.

Pertandingan berakhir dengan skor 1-1 setelah Yunani menyamakan kedudukan di babak kedua melalui penalti Anastasios Bakasetas untuk membalas gol Alvaro Morata yang dicetak di babak pertama. Adapun wasit menjatuhkan penalti justru karena pelanggaran yang dilakukan oleh pengganti Ramos, Inigo Martinez.

“Ramos baik-baik saja. Kami sudah memutuskan sebelumnya bahwa dia hanya akan bermain di babak pertama,” kata Enrique selepas laga di Stadion Los Carmenes di Granada, Spanyol, Kamis (25/3), tersebut sebagaimana dipetik dari Marca.

Meski demikian, Enrique tampaknya tidak terlalu senang dengan penalti yang menghukum timnya. Penalti di menit ke-56 tersebut terjadi setelah Inigo Martinez menjatuhkan bek Yunani, Giorgos Masouras.

“Saya ingin tahun bagaimana (penalti) itu bisa terjadi. Tetapi saya tidak ingin masuk ke dalam kontroversi,” kata mantan Pelatih Celta Vigo dan Barcelona tersebut.

Hasil imbang ini juga menjadi sorotan karena komposisi pemain yang diterapkan oleh Enrique tak berbeda dengan yang dimainkannya ketika melumat Jerman 6-0 dalam laga UEFA Nations League pada November lalu. Enrique menganggap bahwa semestinya timnya menang kontra Yunani.

“Setiap pertandingan punya kesulitan masing-masing. Mereka (Yunani) bertahan sangat baik,” ucap Enrique.

“Kami kurang segar dan apik di sepertiga akhir lapangan. Bukan pekerjaan saya untuk menilai hasil imbang ini. Menurut saya kami tidak layak imbang. Saya rasa 1-0 cukup adil. Kami tidak menyelesaikan pekerjaan yang diminta pertandingan.”

Dengan hasil imbang ini, untuk sementara La Furia Roja–julukan Spanyol–duduk di posisi ketiga klasemen sementara grup B di bawah Swedia dan Yunani. Adapun Swedia bertengger di posisi puncak selepas menang 1-0 atas Georgia ditandai dengan kembalinya penyerang senior Zlatan Ibrahimovic.

Setelah ini, Spanyol akan melakoni dua pertandingan lagi dalam sepekan kedepan. Mereka akan bertandang ke Georgia pada Minggu (28/3) sebelum akhirnya menjamu Kosovo pada Rabu (31/3).[]