News

Dikhawatirkan Bunuh Diri, Polisi Pembunuh George Floyd Diisolasi hingga Diperiksa Setiap 15 Menit


Dikhawatirkan Bunuh Diri, Polisi Pembunuh George Floyd Diisolasi hingga Diperiksa Setiap 15 Menit
Derek Chauvin (News Break)

AKURAT.CO, Resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan tingkat 3 pada Jumat (29/5) pekan lalu, Derek Chauvin (44), perwira polisi yang menindih George Floyd (46), dilaporkan dalam pengawasan super ketat.

Pemeriksaan ketat yang dijalani Chauvin diduga sebagai antisipasi agar ia tidak bunuh diri. Tidak hanya itu, disebutkan pula Chauvin telah diisolasi ke dalam sel penjara hingga terus diawasi setiap seperempat jamnya.

Dilansir dari Newsbreak, sumber di Penjara Ramsey County, St. Paul, Minnesota, sudah mengonfirmasi bahwa Chauvin memang diisolasi dan diawasi selama 24 jam dengan mengggunakan kamera CCTV. Selain itu, sumber juga mengamini bahwa selama pengawasan, Chauvin wajib diperiksa petugas keamanan setiap 15 menit.

Sumber kemudian mengklaim bahwa ketika digelandang ke penjara pada Jumat sore minggu lalu, Chauvin juga disebutkan tidak melakukan kontak mata dengan siapa pun.

Alhasil, karena berbagai laporan dari sumber inilah, para ahli hukum meyakini bahwa Chauvin tengah dijaga dengan pengawasan khusus untuk pencegahan aksi bunuh diri.

Namun, dalam hal ini, Newsbreak tetap menekankan bahwa pengawasan antisipasi bunuh diri Chauvin belum dikonfirmasi oleh otoritas setempat.

Tidak hanya itu, mengutip dari laporan TMZ, Fox6 Now juga menambahkan bahwa protokol pengawasan bunuh diri tidak serta merta berarti bahwa Chauvin menunjukkan gejala ingin bunuh diri. Dalam hal ini, para petugas pun menyebutkan bahwa pengecekan setiap 15 menit sudah menjadi standar protokol keamanan penjara.

Petugas juga menerangkan bahwa pengawasan ketat diperlukan agar mereka bisa memastikan Chauvin dalam kondisi aman di sel tahanan.

Meski diawasi tiap 15 menit, Chauvin dilaporkan tetap diizinkan untuk keluar dari sel setidaknya selama satu jam saban harinya. Selama sekitar 60 menit tersebut, Chauvin pun dibebaskan berjalan-jalan meski masih berada di sekitar area tertutup.

Selain itu, Chauvin juga diketahui memiliki akses komunikasi yang sangat terbatas alias hanya diizinkan menyentuh buku, pensil, serta kertas.

Sementara itu, Daily Mail pada Senin (1/6) menambahkan bahwa Chauvin telah ditransfer ke tahanan paling aman di Minnesota, Penjara Oak Park Heights pada Minggu (31/5) kemarin. Sedangkan, menurut data terkini, Penjara Oak Park Heights disebutkan tengah menampung 297 pembunuh, 69 predator seksual, serta delapan penculik.

Tidak hanya itu, sekitar 46 persen populasi penjara juga dilaporkan mendiami penjara baru Chauvin ini.

Daily Mail memberikan rincian bahwa sel baru Chauvin berukuran 7 X 10 kaki dengan tempat tidur dari lempengan semen serta toilet dan wastafel yang terbuat dari baja. Selain itu, jendela sel penjara juga dikatakan sangat aman lantaran untuk memotongnya, seseorang perlu membutuhkan setidaknya 12 ribu bilah gergaji besi.

Karena kondisi itulah, para tahanan disebutkan tidak akan mampu kabur atau membuat senjata dengan bahan-bahan yang ada di kamar mereka.

Sementara itu, terkait dengan jadwal proses pengadilan, persidangan untuk Chauvin dilaporkan akan diundur hingga 8 Juni lantaran kerusuhan masih menyebar di Minneapolis.[]