Olahraga

Dikalahkan Betis, Xavi Minta Barcelona Bermain seperti "Binatang" Lawan Muenchen

Kekalahan atas Real Betis membuat Barcelona tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara La Liga Spanyol 2021-2022.


Dikalahkan Betis, Xavi Minta Barcelona Bermain seperti
Xavi Hernandez merasakan kekalahan pertamanya sebagai pelatih Barcelona ketika menghadapi Real Betis di Stadion Camp Nou, Barcelona, Sabtu (4/12). (TWITTER/Barcelona)

AKURAT.CO, Xavi Hernandez akhirnya merasakan kekalahan pertamanya sebagai pelatih Barcelona. Tumbang 0-1 ketika menjamu Real Betis di laga ke-15 La Liga Spanyol 2021-2022, Sabtu (4/12), membuat Xavi langsung “melecut” pasukannya untuk bersiap bangkit dalam laga krusial menghadapi raksasa Jerman, Bayern Muenchen.

Pertandingan versus Muenchen akan digelar di Muenchen, Jerman, Rabu (8/12) sebagai laga penyisihan terakhir Liga Champions 2021-2022. Dalam laga ini, Barcelona berada dalam misi harus menang untuk memastikan satu tiket ke fase gugur bersaing dengan raksasa Portugal, Benfica.

“Saya mengatakan kepada pemain bahwa saya bangga (meski kalah atas Betis). Kini Anda harus berkompetisi seperti binatang untuk menang di Muenchen. Kami tidak punya pilihan kecuali berangkat untuk menang, kemudian kami bakal melihat,” kata Xavi sebagaimana dipetik El Mundo Deportivo.

Kekalahan atas Betis sekaligus menahan Blaugrana–julukan Barcelona–di posisi ketujuh klasemen sementara La Liga dengan 23 angka. Capaian yang jelas jauh dari levelnya Barcelona karena mereka kini berselisih enam belas angka dari seteru abadi Real Madrid sebagai tim teratas.

Memulai pertandingan dengan formasi 4-3-3, Xavi gagal melihat timnya mencetak gol alih-alih Barcelona kebobolan di menit ke-79 melalu transisi cepat Betis. Mantan gelandang Barcelona tersebut mengatakan bahwa gol Betis terjadi pada hal yang memang sudah antisipasi di sesi latihan.

“Saya sangat marah dengan gol tersebut, karena kami sudah berlatih untuk tipe permainan seperti ini,” ucap Xavi. “Gol seperti itu tidak boleh terjadi pada kami. Transisi (seperti Betis) harus dihentikan, kami tamu bahwa mereka melakukan transisi yang sangat cepat.”

Xavi juga mengungkapkan instruksi yang diberikannya kepada Sergio Busquets untuk mengubah pola permainan menjelang babak kedua untuk merespons permainan Betis. Dari formasi empat bek di babak pertama, Xavi meminta Busquets mengubah formasi tiga bek di babak kedua.

“Sebelum jeda saya bilang ke Busi (sapaan Busquets) untuk menempatkan tiga (bek) di belakangnya dan mulai bermain dengan sayap. Setelah itu, babak kedua menjadi arena kami,” kata Xavi.[]