News

Dikaitkan dengan Skandal 1MDB Malaysia, PM Singapura Tuntut Seorang Blogger

PM Singapura menggugat penasihat keuangan Leong Sze Hian


Dikaitkan dengan Skandal 1MDB Malaysia, PM Singapura Tuntut Seorang Blogger
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong tiba di Pengadilan Tinggi untuk sidang pencemaran nama baik terhadap blogger Leong Sze Hian di Singapura 6 Oktober 2020 (REUTERS/Edgar Su)

AKURAT.CO, Perdana Menteri Singapura tiba di pengadilan pada hari Selasa (6/10) untuk kasus di mana dia menggugat seorang blogger karena membagikan artikel online yang mengaitkannya dengan skandal pencucian uang dana negara 1MBD Malaysia, seperti diberitakan Reuters pada Selasa (6/10).

Sebagai pemimpin politik dengan bayaran terbaik di dunia dan kepala pemerintahan yang telah berjanji tidak menoleransi korupsi, Lee Hsien Loong (68) tidak asing lagi dalam melindungi integritasnya melalui jalur hukum.

Lee menggugat penasihat keuangan Leong Sze Hian (66) melalui unggahan Facebook November 2018 yang ditautkan ke artikel dari situs berita Malaysia The Coverage.

Pengacara Lee mengatakan bahwa artikel tersebut berisi tuduhan 'palsu dan tidak berdasar' dan menuduh bahwa Leong membagikan unggahan 'dengan jahat' untuk merusak klien mereka. Leong kemudian menghapus unggahan tersebut.

Leong mengatakan, dia 'hanya membagikan' artikel tanpa menambahkan komentar atau mengubah konten dan menolak tuduhan bahwa dia mengunggah artikel dengan jahat.

Sidang diperkirakan akan berjalan hingga akhir minggu.

Tokoh senior People’s Action Party, termasuk almarhum ayah Lee dan pendiri Singapura modern Lee Kuan Yew, sebelumnya menggugat media asing, lawan politik, dan komentator online atas pencemaran nama baik.

Singapura mempertahankan kontrol ketat atas media lokal dan memberlakukan undang-undang berita palsu tahun lalu yang dituduh para kritikus dapat semakin mengikis kebebasan berbicara di negara kecil itu. Pemerintah mengatakan tidak mengekang kritik yang sah atau membatasi kebebasan berbicara.[]