News

Dijual Bebas, Satpol PP Kabupaten Bogor 'Sikat' Ratusan Miras di Cileungsi

Rhama Komara menuturkan, penyitaan miras merupakan bagian dari operasi penyakit masyarakat (Pekat) di Kecamatan Cileungsi.


Dijual Bebas, Satpol PP Kabupaten Bogor 'Sikat' Ratusan Miras di Cileungsi
Satpol PP Kabupaten Bogor sita miras yang dijual bebas di Cileungsi (AKURAT.CO/Arief Permana)

AKURAT.CO, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyita ratusatan minuman keras (miras) yang dijual bebas di kawasan ruko Perumahan Metland, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (22/6/2022).

Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Satpol PP Kabupaten Bogor, Rhama Komara menuturkan, penyitaan miras merupakan bagian dari operasi penyakit masyarakat (Pekat) di Kecamatan Cileungsi. Target operasi adalah agen yang menjual bebas miras, baik botolan maupun eceran.

"Kita melakukan razia pekat, serta melakukan pemeriksaan kepada salah satu agen yang menjual miras secara bebas, padahal agen ini sudah mendapatkan peringatan keras dari kami sebagai penegak perda, namun masih membandel," ungkapnya kepada AKURAT.CO.

baca juga:

Dalam agen tersebut ditemukan ratusan botol miras berbagai merk. "Ada sekitar 109 botol miras langsung diangkut oleh kami penegak perda , kegiatan ini juga sebagai bentuk tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang resah dengan adanya agen miras ini," terang Rhama Komara.

Rhama Komara menuturkan, atas penyitaan yang dilakukan hari ini akan dilaporkan kepada Kementerian Perdangan. Hal itu untuk menentukan sanksi yang akan diterapkan kepada agen penjual miras. Sebab, izin penjualan miras berasal dari Kementerian Perdagangan.

“Paling kita akan membuat surat laporan kepada Kementerian Perdagang, dan akan mendapat teguran seperti apa silahkan dilaporkan,” tuturnya.

Peredaran miras di Kabupaten Bogor memamg sangat meresahkan. Tidak jarang pelaku kejahatan sebelum beraksi menenggak miras.

"Dampak minuman keras ini jelas sangat merugikan masyakarat, apalagi dapat menimbulkan kriminalitas, serta perilaku lainnya yang nagatif, kegiatan ini akan terus dilakukan demi menciptakan  kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat," imbuhnya.[]