News

Dijerat Pasal Pembunuhan, Bharada E Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Dalam kasus ini, Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Dia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Dijerat Pasal Pembunuhan, Bharada E Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (kiri) berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Kedatangan Bharada E tersebut untuk dimintai keterangan terkait insiden baku tembak dengan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang terjadi pada Jumat (8/7) lalu di rumah dinas Kepala Divisi Propam Polri nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat (Antara Foto)

AKURAT.CO, Usai ditetapkan sebagai tersangka, polisi menahan Bhayangkara dua Richard Eliezer atau Bharada E di rutan Bareskrim Polri sejak Rabu (3/8/2022) malam. 

Bharada E ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap sesama rekannya Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dalam insiden polisi tembak polisi di rumah dinas Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo. 

"Bharada E ada di Bareskrim di Pidum setelah ditetapkan tersangka tentu akan dilanjutkan dengan pemeriksaan sebagai tersangka dan langsung akan kita tangkap dan kita tahan," kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2022).

baca juga:

Dalam kasus ini, Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Dia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Pemeriksaan dan penyidikan tidak berhenti sampai di sini dan tetap berkembang. Masih ada beberapa saksi lagi yang akan kita lakukan pemeriksaan ke depan," katanya.

Tim khusus telah memeriksa sebanyak 42 saksi, dimana 11 di antaranya berasal dari keluarga Brigadir J. []