News

Diisukan Gabung KIB, Hary Tanoe: Koalisi Indonesia Semua

Diisukan Gabung KIB, Hary Tanoe: Koalisi Indonesia Semua
Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo menemui awak media di depan Kantor KPU RI, Jakarta, pada Senin (1/8/2022) (AKURAT.CO/PETRUS C. VIANNEY)

AKURAT.CO, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) mengaku bahwa pihaknya masih belum ingin membicarakan terkait koalisi untuk Pemilu 2024 mendatang.

Menurutnya, pembicaraan perihal koalisi untuk 2024 dinilai masih terlalu dini untuk dibahas.

"Kalo koalisi terlalu pagi bicara sekarang kita lewati ini dulu dah," kata Hary Tanoesoedibjo kepada awak media di depan Kantor KPU RI, pada Senin (1/8/2022).

baca juga:

Di samping itu perihal wacana pembentukan koalisi nonparlemen, HT menjawab bahwa usulan tersebut masih dalam proses.

"Koalisi non parlemen beda lagi, dalam rangka keterkaitan pencapresan semua masih berproses," ujar dia.

Bos Multimedia Nusantara Citra (MNC) itu mengaku bahwa pihaknya masih membuka ruang bagi parpol lain untuk melakukan kerja sama politik untuk Pemilu 2024 mendatang.

Meski begitu, ia menyebut bahwa hal itu masih terlalu panjang sebab proses pemungutan suara masih menyisakan 561 hari ke depan. 

"Kalau koalisi terlalu pagi bicara sekarang. Kita lewati ini (proses pendaftaran) dulu dah," ucap dia.

Ketika disinggung perihal isu Perindo yang ingin gabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan Golkar, PAN, dan PPP. HT berkelakar bahwa dirinya bergabung dengan Koalisi Indonesia Semua (KIS).

"KIS (atau) Koalisi Indonesia Semua, saya katakan tadi KIS jadi Koalisi Indonesia Semua artinya semua itu dijajaki," tuturnya.

Sebelumnya pada Februari 2022, sempat ada wacana bahwa Partai Perindo dan enam parpol lainnya berkeinginan untuk membentuk koalisi nonparlemen. Koalisi dibentuk untuk memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

Keenam parpol itu diantaranya Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hanura, Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Garuda. []