News

Dihantam Letusan Gunung hingga Tsunami Setinggai 15 Meter, 5 Fakta Menarik Tonga

Pulaunya berulang kali hilang, dan muncul  


Dihantam Letusan Gunung hingga Tsunami Setinggai 15 Meter, 5 Fakta Menarik Tonga
Foto menunjukkan sejumlah orang memakai atribut Tonga, termasuk bendera nasional (Photosport via NZHerald)

AKURAT.CO, Kerajaan Tonga, yang terletak jauh di selatan Samudra Pasifik, tidak sering menarik perhatian dunia. Namun, negara Polinesia ini belakangan jadi tajuk utama usai letusan gunung berapi bawah lautnya meletus, mengirimkan gelombang kejut menyebar ke hampir separuh Bumi.

Menurut CNN, gunung berapi itu meletus untuk pertama kali pada Jumat (14/1), dan kedua kalinya pada hari Sabtu (15/1) sekitar pukul 17.26 waktu setempat. Erupsi kedua itu yang kemudian memicu 'bencana yang sebelumnya tidak pernah disaksikan Tonga. Seperti diwartakan DW, letusan itu menghasilkan gelombang tsunami setinggi 15 meter (50 kaki), hingga dampak gelombangnya terasa sampai ke Peru.

Namun, terlepas dari pemberitaan soal erupsi hingga tsunami, sebagai negara, Tonga pada kenyatannya menyimpan banyak fakta menarik. Beberapa bahkan mungkin tidak banyak yang diketahui oleh warga dunia.

baca juga:

Apa saja itu?

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO pada Rabu (19/1) menghimpun 5 fakta menarik tentang Tonga, atau yang nama resminya disebut Kerajaan Tonga.

1. Pulaunya berulang kali hilang, dan muncul  

 Kura-Auckland Libraries

Mirip Indonesia, Tonga pada dasarnya adalah wilayah kepulauan. Wilayahnya tersusun lebih dari 170 pulau, yang mana 52 di antaranya berpenghuni. Menurut Britannica, pulau-pulau Tonga ini dibagi menjadi tiga kelompok pulau utama, yakni Tongatapu di selatan, Ha'apai di tengah, dan Vava'u di utara.

Menariknya, d iantara ratusan pulau itu, ada satu pulau yang berulang kali hilang, dan berulang kali muncul kembali. Pulau itu adalah Fonuafo'ou, atau yang lebih dikenal menjadi nama untuk gunung berapi bawah laut di Tonga. Gunung berapi, yang sebelumnya dinamai Pulau Falcon ini telah menciptakan sebuah pulau beberapa kali sepanjang sejarah.

Disebutkan bahwa antara tahun 1781 hingga 1865, ada laporan tentang apa yang tampak seperti kawanan besar di gugusan pulau Ha'apai. Pada tahun 1867, HMS Falcon Inggris mengkonfirmasi bahwa itu masih berupa terumbu karang. Pada 11 Oktober 1885, gunung berapi itu meletus dan mengeluarkan berton-ton lava cair. Tiga hari kemudian, pada 14 Oktober 1885, letusan menciptakan sebuah pulau, yang diberi nama pulau Falcon oleh Inggris.