News

Dihadiri 15 Ribu Jemaah, Salat Jumat di Masjid Al-Aqsa Dituding Langgar Prokes COVID-19

Dihadiri 15 Ribu Jemaah, Salat Jumat di Masjid Al-Aqsa Dituding Langgar Prokes COVID-19
Sekitar 15 ribu Muslim mengikuti salat Jumat berjemaah di Bukit Bait Suci, Yerusalem, pada Jumat (12/2) (AFP)

AKURAT.CO, Karena pembatasan virus corona dilonggarkan, ribuan jemaah Muslim berbondong-bondong salat Jumat di Bukit Bait Suci, Yerusalem, pada Jumat (12/2) untuk pertama kalinya sejak Israel memberlakukan penguncian ketiga. Situs ini dikenal oleh umat Islam sebagai Haram Al-Sharif. Di sanalah Masjid Al-Aqsa dan Kubah Shakhrah berada.

KAN News memperkirakan jumlah jemaah yang berkerumun mencapai sekitar 15 ribu orang. Banyak yang mengklaim perkumpulan ini melanggar pedoman Kementerian Kesehatan. Pasalnya, perkumpulan di luar ruangan dibatasi maksimal 20 orang, menurut laman pedoman virus corona Kementerian Kesehatan Israel.

Selain itu, kaum ultra-Ortodoks berharap pemerintah juga memfokuskan perhatiannya pada sektor Arab soal tingginya tingkat morbiditas virus corona.

Awal pekan ini, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengunjungi pusat vaksinasi Clalit di Kota Zarzir, Arab, dengan Menteri Kesehatan Yuli Edelstein untuk membantu mendorong vaksinasi di kalangan populasi Arab. Menurut Netanyahu, angka vaksinasi telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, tetapi masih tertinggal dari populasi lainnya.

Hanya 66 persen dari haredi (ultra-Ortodoks) di atas usia 60 tahun telah divaksin setidaknya satu dosis, menurut Kementerian Kesehatan, sementara populasi Arab hanya mencapai 57 persen. Padahal, 90 persen populasi lainnya yang berusia di atas 60 tahun setidaknya telah menerima suntikan pertama mereka.

Sementara itu, 36 persen dari seluruh orang Israel telah divaksin, termasuk 29 persen populasi haredi, 19 persen Arab, dan 42 persen kalangan lainnya.[]