Ekonomi

Diguyur Rp125,2 triliun, KemenPUPR Kejar Pembangunan IKN dan Jalan Tol

Basuki mengungkapkan, selain pembangunan IKN pada 2023 pihaknya akan kembali melanjutkan penyelesaian target capaian pembangunan infrastruktur

Diguyur Rp125,2 triliun, KemenPUPR Kejar Pembangunan IKN dan Jalan Tol
Foto udara simpang susun yang menghubungkan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas simpang Indralaya-Muara Enim seksi simpang Indralaya-Prabumulih dan Palembang-Indralaya saat proses pembangunan di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Jumat (20/5/2022). ( ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi kementerian/lembaga yang memiliki alokasi anggaran terbesar kedua di 2023 tahun depan. Dengan alokasi dana senilai Rp125,2 triliun KemenPUPR punya misi melanjutkan sejumlah pembangunan infrastruktur di tanah air.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa alokasi anggaran mengalami perubahan dari pagu indikatif yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu sebesar Rp98,2 triliun. Sehingga tahun anggaran 2023 menerima tambahan senilai Rp27,1 triliun.

"Pada 2023, pagu PUPR sudah termasuk IKN sebesar Rp20,8 triliun. Total IKN untuk prasarana dasar di KIPP itu Rp43 triliun dari 2022--2024 dan pada 2022 dibutuhkan Rp5,4 triliun, di 2023 Rp20,8 triliun dan sisanya pada 2024," ujarnya Basuki dalam konferensi pers RAPBN 2023 pada Selasa (16/8/2022).

baca juga:

Lebih lanjut Basuki mengungkapkan, selain pembangunan IKN pada 2023 pihaknya akan kembali melanjutkan penyelesaian target capaian pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan tol, bendungan, dan perumahan.

"Tahun depan dilaokasikan di bendahara umum negara Rp34,2 triliun, jadi selain APBN PUPR sebesar 125,2 triliun, PUPR juga diberi tanggung jawab untuk pembangunan rumah subsidi sebesar Rp34,2 triliun yang dikelola oleh BUN," ungkapnya.

Kementerian PUPR di tahun 2023 akan menyelesaikan pembangunan jalan tol sepanjang 297 km dengan target penyelesaian 12 ruas jalan tol untuk mencapai rencana strategis nasional jalan hingga 2024 sepanjang 1.565 km.

Ruas jalan tol yang ditargetkan selesai pada 2023 di antaranya adalah Jalan Tol Japek II Selatan Paket 3 19,4 km, Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung seksi 2 dan 3 sepanjang 69,2 km, Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 3 dan 4 sepanjang 58 km, Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi 4 sepanjang 8 km. 

Sementara itu, Kementerian PUPR juga akan membangun 4.575 unit rumah susun, 3.360 unit rumah khusus, 27.825 unit bantuan rumah swadaya. Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan pembiayaan perumahan melalui FLPP untuk 220.000 unit, SBUM 220.000 unit, SSB 754.004 unit, dan Tapera 54.924 unit.[]