News

Diguyur Hujan Deras, Singapura Langsung Banjir Bandang

Banjir bandang dilaporkan menerjang hampir seluruh bagian Singapura akibat guyuran hujan deras pada Sabtu (17/4) sore waktu setempat


Diguyur Hujan Deras, Singapura Langsung Banjir Bandang
Permukaan air yang tinggi terlihat di Bukit Timah pada Sabtu (17/4) (ROADS.SG/FACEBOOK)

AKURAT.CO, Banjir bandang dilaporkan menerjang hampir seluruh bagian Singapura akibat guyuran hujan deras pada Sabtu (17/4) sore waktu setempat. 

Badan air nasional Singapura (PUB) mengatakan telah mengeluarkan peringatan risiko banjir di lusinan lokasi. Di antaranya termasuk Sime Darby Centre, Bukit Timah Canal (Gereja Baptis Leng Kwang), Kanal Ulu Pandan, hingga Sungei Pandan Kechil (NUS dan AYE).

"Lalu lintas tetap lumayan di area ini," kata PUB dalam pembaruan di Facebook sekitar pukul 16.30.

"Banjir terlihat di trotoar pejalan kaki di sepanjang Jalan Dunearn dekat Sime Darby Centre, serta Penghubung Taman di sepanjang Kanal Ulu Pandan, karena permukaan air yang tinggi di saluran air dan kanal yang berdekatan," terang PUB saat memperbarui status Facebook miliknya pada Sabtu sekitar pukul 16.30.

Sementara itu, dari foto hingga video yang diperoleh CNA, lalu lintas terlihat melambat di jalan-jalan yang dilalui banjir.

Lalu, di salah satu foto, banjir dengan air keruh tampak menggenangi seluruh jalan di dekat kawasan Sime Darby Centre. Pemandangan serupa juga diperlihatkan di kawasan Jurong Street atau Bukit Timah yang digenangi air.

Namun, menurut kesaksian warga yang tinggal di Jurong Street 32, banjir 'seperti itu' belum pernah terjadi sebelumnya.

"Bus yang melaju melalui daerah itu melaju sangat lambat," kata warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Akibat situasi itu, polisi pun dikatakan langsung memblokir kawasan untuk mencegah mobil melintas.

Varun Arora, warga yang tinggal di Bukit Timah di seberang stasiun MRT King Albert Pak, juga menuturkan hal yang sama. Arora mengaku tidak pernah melihat situasi parah akibat banjir seperti ini. Arora lantas mengungkap bagaimana banjir sampai menggenangi lapangan tenis yang berada di dekat rumahnya.

Hujan deras yang mengguyur Singapura Sabtu kemarin memang telah memicu ketinggian air di beberapa saluran air dan kanal. Imbasnya, kapasitas kanal atau saluran air di bahkan dikatakan sampai melonjak hingga 90 persen.

Menanggapi itu, PUB pun membeberkan bahwa curah hujan pada April tahun ini adalah yang terbesar sejak tahun 1981 silam.

"Curah hujan terberat 161,4mm tercatat di Singapura bagian barat dari pukul 12.25 hingga 15.25.

"Jumlah ini sesuai dengan 91 persen dari curah hujan bulanan rata-rata Singapura pada bulan April, dan berada dalam 0,5 persen teratas dari catatan curah hujan harian maksimum sejak tahun 1981," kata PUB.

PUB tercatat mulai memberi peringatan banjir sejak Sabtu pukul 12 siang waktu setempat. Sejak siang itulah, PUB memberi imbauan agar warga menghindari setidaknya 25 titik yang terkena dampak banjir. Kendati demikian, sampai saat ini, PUB terlihat belum memperbarui peringatan dan melapor apakah banjir yang menggenangi daerah-daerah itu sudah surut atau belum.

Sementara, dalam ramalan cuacanya untuk dua minggu, Met Service pada Jumat (16/4) telah memprediksi bahwa hujan lebat akan terjadi antara jam-jam sebelum fajar dan pagi di minggu yang akan datang.[]

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu