Tech

Digitalisasi Road Tax untuk Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor

Program alih media dari pelayanan manual ke dalam bentuk format digital.


Digitalisasi Road Tax untuk Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor
Acara soft launching Digitalisasi Road Tax. (korlantas.polri.go.id)

AKURAT.CO  Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Jasa Raharja secara resmi meluncurkan program digitalisasi road tax, melalui stiker berpengaman hologram sebagai bukti pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Program tersebut bertujuan untuk mendukung gerakan tertib bayar pajak yang di gaungkan pemerintah sekaligus mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik, khususnya perpajakan kendaraan bermotor.

Digitalisasi Road Tax merupakan program alih media dari pelayanan manual ke dalam bentuk format digital stiker berpengaman hologram dengan QR Code. Nantinya kertas tanda bukti kewajiaban pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ tidak lagi berbentuk cetakan melainkan sudah dalam format digital yang terekam dalam server komputer milik SAMSAT. Kemudian bisa diakses secara online oleh petugas maupun peserta wajib pajak.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mendukung langkah yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri terkait inovasi dalam hal peningkatan pajak daerah.

"Saya mendukung sepenuhnya inovasi-inovasi yang dilakukan Kemendagri dalam rangka peningkatan pajak daerah, ini adalah fungsi kontrol kita dan mekanisme yang lebih efektif untuk penandaan-penandaan protek ini untuk kendaraan," ujar Istiono, lansir dari laman Korlantas Polri.

Istiono juga mengatakan bahwa dengan  adanya Digitalisasi Road Tax dapat memudahkan kontrol petugas di lapangan. Bahkan bisa mempermudah identifikasi kendaraan yang sudah atau belum membayar pajak.

Senada dengan Istiono, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian mengatakan, pihaknya bersama Korlantas Polri dan Jasa Raharja akan terus mendukung dan mendorong inovasi-inovasi untuk mendukung meningkatkan masyarakat dalam membayar pajak dan menyatukan data semua instansi terkait.

"Maka ke depan juga kami bersama Korlantas Polri dan Jasa Raharja akan terus mendorong inovasi-inovasi, guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak serta menyatukan data," kata Adrian.

Sementara itu, Direktur MRTI (Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi) Jasa Raharja Amos Sampetoding, dengan adanya Digital Road Tax, ia berharap program ini bisa berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat untuk peningkatan pendapatan asli daerah dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

"Kami sangat mendukung Digitalisasi Road Tax yang sudah dicanangkan Pak Dirjen. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat untuk peningkatan pendapatan asli daerah dan pelunasan SWDKLLJ," ujar Amos.