News

Dieksekusi, Adelin Lis Langsung Dijebloskan ke Rutan Salemba Cabang Kejagung

Adelin Lis akan menjalani eksekusi tahanan di Rutan Salemba cabang Kejagung setelah dilakukan tes kesehatan. 


Dieksekusi, Adelin Lis Langsung Dijebloskan ke Rutan Salemba Cabang Kejagung
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer (Dok. Puspenkm)

AKURAT.CO, Buronan kasus korupsi dan pembalakan liar Adelin Lis langsung ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 14 ke depan untuk menjalani kekarantinaan. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan, Adelin Lis akan menjalani eksekusi tahanan di Rutan Salemba cabang Kejagung setelah dilakukan tes kesehatan. 

Adenlin Lis mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 19.40 WIB dengan menggunakan pesawat maskapai nasional Garuda Indonesia GA-837.

Lebih jauh, Leo menjelaskan, Adenlis menjalani eksekusi berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) pada 2008 silam atas kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum. Majelis hakim MA memvonisnya dengan pidana penjara 10 tahun dan denda Rp1 miliar. 

"Akan dieksekusi hari ini, ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung," kata Leo.

Selain itu, ia juga dihukum membayar pidana uang pengganti sebesar Rp119,8 miliar serta dana reboisasi US$2,938 juta.

Sementara untuk eksekusi denda dan pidana uang pengganti, Leonard menegaskan tidak akan dilakukan hari ini. 

"Karena kita baru mendapatkan terpidana," tambah Leo.

Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin berterima kasih kepada pemerintah Singapura yang membantu pemulangan Adelin ke Indonesia. Khususnya terima kasih kepada Jaksa Agung Singapura Lucien Wong.

"Ini juga dukungan dari Kementerian Luar Negeri kita yang sangat modorong dan membantu kami," kata Burhanuddin saat konferensi pers.

Sebelumnya, Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer menyampaikan tiga skenario pemulangan Adelin Lis dari Singapura.

Pertama, menjemput Adelin Lis di Singapura menggunakan pesawat carter. Skenario kedua menjemput Adelin Lis dengan menggunakan pesawat komersial, Garuda Indonesia. Waktu penjemputan diperkirakan dari tanggal 14 sampai 20 Juni 2021.

"Upaya pengembalian ini masih belum membuahkan hasil," ujar Leo saat menyampaikan perkembangan pemulangan Adelin Lis, Kamis (17/6/2021).

Kemudian skenario ketiga, Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta KBRI di Singapura untuk menahan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) Adelin Lis.

"Jadi, surat perjalanan laksana paspor itu, tidak diserahkan terlebih dahulu kepada yang bersangkutan atau kepada otoritas imigrasi di Singapura sebelum dapat kepastian mengenai penjemputan dan jaminan keamanan yang memenuhi kelayakan pemulangan buronan kejaksaan berisiko tinggi tersebut," kata Leo.

Namun, Kejagung RI masih berkoordinasi dengan pihak Singapura agar bisa menjemput Adelin Lis menggunakan pesawat carter. Sehingga Adelin tidak bisa terbang kemanapun kecuali dengan Garuda Indonesia. []

Arief Munandar

https://akurat.co