Lifestyle

Diduga Sudah Masuk Indonesia, Ini Gejala Cacar Monyet yang Perlu Diwaspadai

Berbagai negara kini tengah menghadapi ancaman wabah cacar monyet, atau monkeypox


Diduga Sudah Masuk Indonesia, Ini Gejala Cacar Monyet yang Perlu Diwaspadai
Tanda dan gejala cacar monyet (WHO.Int)

AKURAT.CO, Belum selesainya pandemi Covid-19, kini dunia kembali dihantui wabah yang tidak kalah berbahaya bagi kesehatan. Berbagai negara kini tengah menghadapi ancaman wabah cacar monyet, atau monkeypox.

Setidaknya, saat ini WHO mendapat laporan cacar monyet sudah meluas ke 12 negara non endemis, yang berada di 3 regional WHO. Yakni Eropa, Amerika, dan Western Pacific.

Bahkan, menurut Juru Bicara Kementerian Kesahatan, Mohammad Syahril menyebutkan, saat ini terdapat satu warga Jawa Tengah yang berstatus sebagai suspek cacar monyet.

baca juga:

Warga Jawa Tengah itu ditetapkan berstatus suspek cacar monyet setelah sebelumnya mengalami gejala yang mirip dengan monkeypox. Lalu apa saja gejala cacar monyet?

Dilansir dari laman b2p2vrp.litbang.kemkes.go.id, cacar monyet yang menyerang manusia memiliki kemiripan dengan gejala cacar air, namun dengan frekuensi yang lebih ringan.

Gejala tersebut dimulai dari demam, sakit kepala, nyeri otot, hingga kelelahan. Sementara itu, perbedaan gejala yang nampak pada cacar monyet dan cacar air ialah, pada penderita cacar monyet pasien  akan mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening atau limfadenopati. Sementara pada penderita cacar air, tidak mengalami hal tersebut.

Adapun untuk masa inkubasi cacar monyet ialah, berkisar antara 6 hingga 13 hari. Namun, dalam beberapa kasus juga ditemukan masa inkubasi selama 5 sampai 21 hari.

Gejala cacar monyet

  • Sakit Kepala
  • Demam tinggi di atas 38,5oC
  • Limfadenopati atau pembengkakan kelenjar getah bening
  • Nyeri otot
  • Sakit punggung
  • Asthenia atau daya tahan tubuh melemah
  • Lesi cacar atau munculnya benjolan berisi air atau nanah pada tubuh penderita

Tanda cacar monyet