News

Diduga Korupsi Dana Desa, Eks Kades di Tasikmalaya Terancam 20 Tahun Penjara

Dian Purnomo mengatakan, tersangka AR selama menjabat kades diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana desa untuk kepentingan pribadi. 


Diduga Korupsi Dana Desa, Eks Kades di Tasikmalaya Terancam 20 Tahun Penjara
Ilustrasi Penjara (AKURAT.CO/Lukman Hakim)

AKURAT.CO, Polres Tasikmalaya menahan mantan kepala desa (kades) atas dugaan kasus korupsi dana desa.

Tersangka korupsi dana desa berinisial AR (56). Dia merupakan mantan kades di Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Penahanan dilakukan jajaran Polres Tasikmalaya karena mantan kades tersebut diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana desa tahun anggaran 2019.

Kepala Satreskrim  Polres Tasikmalaya AKP Dian Purnomo mengatakan, tersangka AR selama menjabat kades diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana desa untuk kepentingan pribadi. 

Padahal, seharusnya uang dana desa tersebut untuk pembangunan desa. Tindakan yang dilakukannya itu menimbulkan kerugian negara sebesar Rp253 juta lebih. 

"Uang tersebut untuk kepentingan pribadi dan dibelikan berbagai barang termasuk jalan-jalan," katanya, Rabu (8/12/2021).

Ia mengatakan, uang dana desa hasil korupsi yang digunakan oleh AR tidak sesuai dengan peruntukan. 

"Tersangka AR di hadapan penyidik kepolisian mengakui memang melakukan korupsi uang dana desa sejak 2011," ujarnya.

Akibat tindakan tersebut, AR dijerat Pasal 2 dan 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Mantan kades di Tasikmalaya tersebut terancam kurungan empat tahun sampai 20 tahun penjara.[]

Lihat Sumber Artikel di Jabar News Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabar News. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabar News.