News

Diduga Ikut Sekongkol dalam Pembunuhan Jovenel Moise, Kepala Keamanan Presiden Haiti Ditangkap

Civil kini ditempatkan di sel isolasi di sebuah penjara di Delmas, dekat Ibu Kota Port-au-Prince.


Diduga Ikut Sekongkol dalam Pembunuhan Jovenel Moise, Kepala Keamanan Presiden Haiti Ditangkap
Orang-orang menyerukan keadilan saat mereka menunjuk potret mendiang Presiden Jovenel Moise selama upacara peringatan untuknya di Katedral Cap-Haitien, Haiti ( Matias Delacroix/AP Photo)

AKURAT.CO Kepala Keamanan Presiden Haiti telah ditangkap kepolisian sehubungan dengan dugaan keterlibatannya atas pembunuhan Jovenel Moise pada 7 Juli lalu. 

Mengutip CNA hingga Al Jazeera, penangkapan Jean Laguel Civil diumumkan kepolisian Haiti pada Senin (26/7) waktu setempat. Civil dicurigai terlibat dalam plot pembunuhan lantaran saat serangan terjadi pada tengah malam, pasukan komando bersenjata bisa melewati penjagaan presiden tanpa melepaskan tembakan. Karena kasus itu, Civil kini ditempatkan di sel isolasi di sebuah penjara di Delmas, dekat Ibu Kota Port-au-Prince.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Jean Laguel Civil ditangkap pada Senin oleh polisi sebagai bagian dari penyelidikan pembunuhan presiden Jovenel Moise," kata juru bicara polisi Marie Michelle Verrier kepada AFP.

Penangkapan Civil ini juga telah dikonfirmasi oleh pengacara sipil, Reynold Georges Civil kepada kantor berita The Associated Press pada hari Senin. Namun, dia menyebut bahwa penangkapan kliennya itu bermuatan politik.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa dakwaan yang diberikan untuk Civil. Namun, jelas, ia telah bergabung dengan lusinan tersangka yang ditangkap polisi sehubungan dengan pembunuhan Moise.

Sementara Civil dan lainnya ditahan, Komisaris Port-au-Prince Bed-Ford Claude telah memerintahkan otoritas imigrasi untuk mengeluarkan larangan keluar negeri bagi empat polisi yang bertanggung jawab atas keamanan Moise.

Di hari yang sama, polisi mengeluarkan surat perintah untuk Wendelle Coq Thelot. Ia adalah seorang hakim pengadilan tertinggi Haiti yang dipecat Moise.

Selain itu, polisi telah menangkap sekitar 20 warga negara Kolombia. Menurut polisi, mereka diduga terlibat dalam plot pembunuhan Moise yang diorganisir oleh sekelompok orang Haiti yang memiliki hubungan dengan pihak asing.

Baca Juga: Kelompok Pembunuh Presiden Haiti Terungkap! Dua Pelaku Adalah Warga AS

Rincian pembunuhan Moise masih belum jelas. Namun, Perdana Menteri Ariel Henry yang baru dilantik telah berjanji untuk membawa kasus pembunuh Moise ke pengadilan.[]