Tech

Perusahaan Blue Origin Milik Jeff Bezos akan Buka Perjalanan Tamasya ke Orbit Bumi

Persaingan industri luar angkasa hingga kini menyisakan tiga pemain besar, Blue Origin, SpaceX, hingga Virgin Atlantic.


Perusahaan Blue Origin Milik Jeff Bezos akan Buka Perjalanan Tamasya ke Orbit Bumi
Blue Origin berencana melakukan perjalanan tamasya luar angkasa pertama dunia pada 20 Juli 2021 mendatang. (asiaone.com)

AKURAT.CO, Perusahaan roket milik Jeff Bezos, Blue Origin, memberikan pernyataan pada hari Rabu (5/5) lalu bahwa pada tanggal 20 Juli 2021 mendatang pihaknya menargetkan akan menggelar tamasya atau perjalanan liburan ke sub-orbit luar angkasa dengan roket New Shepard-nya. Langkah ini adalah sebuah pencapaian di tengah kompetisi baru dalam dunia perjalanan luar angkasa komersial dari pihak swasta. 

Blue Origin juga menyatakan bahwa pihaknya akan menawarkan satu tempat dalam penerbangan pertamanya ke pemenang lelang yang akan diadakan selama 5 minggu secara online, di mana seluruh hasil penjualannya akan didonasikan kepada yayasan milik Blue Origin.  

Direktur penjualan Blue Origin, Ariane Cornel, hingga kini juga masih menolak untuk memberikan informasi terkait harga tiket umum yang akan ditawarkan oleh perusahaan dalam perjalanan masa depan tersebut, di mana selama bertahun-tahun informasi tersebut hingga kini masih dijaga secara ketat oleh perusahaan. 

Dilansir dari Reuters pada tahun 2018 silam, Blue Origin berencana akan menawarkan harga tiket setidaknya di angka USD 200 ribu (Rp2,8 miliar) untuk satu orang. Nilai tersebut didapatkan berdasarkan harga tiket dari perusahaan rival yang dimiliki oleh biliuner Richard Branson, Virgin Galactic Holdings dan sejumlah pertimbangan lainnya. 

Selain itu, setelah perjalanan pertamanya pada Juli mendatang, Cornell juga menyatakan bahwa Blue akan melakukan sejumlah perjalanan dengan awak sebelum akhir tahun 2021 nanti.

Perusahaan Blue Origin Milik Jeff Bezos akan Buka Perjalanan Tamasya ke Orbit Bumi - Foto 1
asiaone.com

Pesawat ulang alik yang merupakan kombinasi roket dan kapsul New Shepard ini didesain untuk melakukan perjalanan secara otomatis bagi enam penumpang dengan jarak lebih dari 100 kilometer di atas permukaan bumi ke ruang angkasa di area suborbital. Dengan begitu, roket tersebut dapat mencapai ketinggian yang cukup untuk menghadirkan sensasi tanpa gravitasi dan menyaksikan kurva planet selama beberapa menit sebelum akhirnya kembali ke Bumi menggunakan parasut.

Kapsul New Shephard akan dilengkapi dengan enam jendela observasi dengan tinggi tiga kali lipat dari jendela yang dimiliki oleh Boeing 747 dan diklaim akan menjadi jendela terbesar yang pernah digunakan di luar angkasa. 

Meski selebriti dan biliuner menjadi target pasar utama dari perjalanan luar angkasa ini, setidaknya, di awal penerbangannya, industri menyarankan kepada Blue Origin untuk melibatkan sejumlah filantropi komponen dalam strategi penjualan tiketnya. 

Hal tersebut dilakukan oleh SpaceX milik Elon Musk. Disebut sebagai penerbangan antariksa sipil pertama dalam sejarah, dalam penerbangan yang akan digelar pada tahun ini, roket SpaceX akan dihuni oleh seorang profesor sains dan seorang data analisis aerospace di antara empat anggota kru.  

Perusahaan Blue Origin Milik Jeff Bezos akan Buka Perjalanan Tamasya ke Orbit Bumi - Foto 2
asiaone.com

Sedangkan perusahaan lainnya, Virgin Galactic juga berencana akan melakukan penerbangan bagi konsumen publik di awal tahun 2022 mendatang, setelah penerbangan pertamanya yang juga akan dihuni oleh Branson pada tahun ini.  

Pengalaman gravitasi nol yang akan dialami oleh para wisatawan tersebut diproduksi dari pesawat SpaceShipTwo-nya, dan perusahaan tersebut memiliki rencana ambisius untuk menawarkan perjalanan titik-ke-titik antara kota-kota yang berjauhan di ketinggian dekat ruang angkasa.

Virgin Atlantic juga menyatakan bahwa tiket pemesanannya akan dibanderol dengan harga mencapai USD 250 ribu (Rp3,5 miliar). Meski begitu, nilai tersebut masih belum pasti. Nantinya, penjualan akan kembali dilakukan setelah penerbangan bersama Branson dilakukan. 

Sedangkan Cornel menolak untuk memberikan informasi terkait kapan Bezos akan melakukan perjalanan ke luar angkasa bersama New Shepherd.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co