News

Didominasi Sampah Plastik, TNI-Polri Angkut 30 Ton Sampah Dari Kawasan Pantai Kuta Bali

Sampah di kawasan Pantai Kuta Bali didominasi sampah plastik


Didominasi Sampah Plastik, TNI-Polri Angkut 30 Ton Sampah Dari Kawasan Pantai Kuta Bali
Wisatawan mancanegara melintas di dekat tumpukan sampah yang berserakan di kawasan Pantai Kuta, Badung, Bali, Rabu (23/1/2019). Sampah kiriman yang terdampar akibat gelombang tinggi dan angin kencang tersebut mengakibatkan aktivitas warga dan wisatawan di Pantai Kuta terganggu. ( ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

AKURAT.CO, Sekitar 30 ton sampah diangkut dari kawasan Pantai Kuta di Kabupaten Badung, Bali, dalam kegiatan bersih-bersih pantai yang melibatkan personel TNI dan Polri, anggota Pramuka, dan aparat instansi pemerintah.

Tiga alat berat dikerahkan untuk memudahkan pengangkutan sampah, yang selain plastik juga mencakup kayu-kayu dan bambu.

Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Made Mahaparta dalam acara bersih-bersih di Pantai Kuta, Jumat (01/01/2021) mengatakan bahwa sampah yang memenuhi Pantai Kuta sebagian besar sampah plastik.

"Kita lihat di sini 70 persen adalah sampah plastik," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung I Wayan Puja mengatakan bahwa penumpukan sampah di kawasan Pantai Kuta merupakan masalah tahunan.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini sampah kayu sudah mulai berkurang, namun sekarang lebih banyak sampah plastik diduga datang dari permukiman-permukiman yang sampahnya tidak dikelola.

Pada musim penghujan, ia menjelaskan, sampah-sampah dari permukiman dan area lain yang terbawa aliran air sungai masuk ke kawasan Pantai Kuta, bertebaran di area pantai sepanjang sekitar 15 km.

"Tahun 2020 ini sebenarnya sudah turun. Sekarang, mengawali tahun 2021, tumbuh lagi. Mudah-mudahan berikutnya terus berkurang. Harapan kita seperti itu," katanya.[]

Sumber: Antara