News

Didesak Putus Kontrak dengan Operator Bus, Begini Kata Dirut Transjakarta

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Mohammad Yana Aditya mengatakan, pemutusan kontrak kerja sama tak bisa dilakukan setiap saat. 

Didesak Putus Kontrak dengan Operator Bus, Begini Kata Dirut Transjakarta
Bus Transjakarta tampak ringsek usai menabrak separator busway di kawasan Ratu Plaza, Jakarta, Jumat (3/12/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Manajemen PT Transportasi Jakarta menjawab kecurigaan anggota DPRD DKI Fraksi Demokrat Nur Afni Sajim terkait tak diputusnya kontrak kerja sama antara PT TJ dengan mitra operator yang armadanya kecelakaan. 

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Mohammad Yana Aditya mengatakan, pemutusan kontrak kerja sama tak bisa dilakukan setiap saat. 

"Operator belum diputus kontrak, jadi kita kontrak itu ada yang umurnya 7-10 tahun, sampai hari ini belum ada yang putus kontrak," katanya kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (4/12/2021). 

baca juga:

Desakan politikus Demokrat DPRD DKI itu dia pahami sebagai permintaan untuk mengevaluasi semua hal yang terkait dengan operasional bus Transjakarta. 

Terkait itu, dia memastikan, mereka sedang mengevaluasi semua yang terkait dengan operasional bus. Sehingga keputusan yang diambil nantinya tetap berdasarkan landasan hukum yang benar. 

"Kami mengevaluasi semua. Jadi semua tindakan kita harus ada dasarnya. Jadi sampai hari ini belum ada putus kontrak dengan operator. Jadi kami lagi evaluasi nanti hasilnya seperti apa itu yang kita jadikan acuan," katanya. 

Sebelumnya, kasus kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta (TJ) belakangan ini rupanya mendapat sorotan tajam anggota Komisi B DPRD DKI Nur Afni Sajim. Kasus kecelakaan yang sering terjadi pada bus transjakarta, kata dia, harusnya disikapi serius oleh PT TJ. 

Sebagai regulator sekaligus mitra operator bus, DPRD DKI meminta PT TJ memutus kontrak kerja sama dengan operator bus TJ yang sering kecelakaan. 

Politikus Demokrat itu menyebutkan, tidak diputusnya kontrak kerja sama itu menimbulkan tanda tanya besar. 

"Ini jadi tanda tanya besar, kenapa dari sekian kasus kecelakaan Transjakarta tidak memutus kontraknya dengan mitra operator," Kata Nur Afni Sajim Jumat (3/12/2021). []