News

Dicecar TWK Pegawai KPK Isu Taliban, Komnas HAM Tak Puas Jawaban Nurul Ghufron

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengaku disoal  tentang isu taliban.


Dicecar TWK Pegawai KPK Isu Taliban, Komnas HAM Tak Puas Jawaban Nurul Ghufron
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Komnas HAM telah memeriksa Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron terkait polemik 75 pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan beberapa pertanyaan yang diajukan Komnas HAM tak bisa dijawab Nurul Ghufron.

Pertanyaan soal alasan TWK tidak dilakukan secara tertulis. Kemudian mengapa TWK dimasukkan menjadi salah satu syarat peralihan 75 pegawai KPK menjadi ASN.

“Pak Nurul Ghufron tidak bisa jawab karena KPK tidak tahu, katanya itu lininya Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ungkap Anam kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2021).

Kemudian ada juga beberapa pertanyaan lainnya yang tidak bisa dijawab Ghufron. Misalnya pengambilan kebijakan di level besar, apakah ini wilayah kolektif kolegial atau tidak.

"Ternyata dia jawab tidak tahu,” ujar Anam.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengaku disoal  tentang isu taliban. Dirinya menjelaskan isu taliban pegawai KPK sudah didengarnya sebelum seleksi pimpinan KPK.

Namun kata Ghufron, tidak memiliki data siapa-siapa saja nama pegawai yang diisukan masuk dalam daftar taliban.

"Komnas HAM salah satunya mempertanyakan itu (klaster pegawai) bagaimana tentang isu taliban," kata Ghufron usai diperiksa Komnas HAM, Kamis (17/6/2021).

Sebelumnya, Novel Baswedan Cs melaporkan oknum pimpinan KPK ke Komnas HAM. Laporan itu karena ada dugaan tindakan yang sewenang-wenang dilakukan dengan sedemikian rupa.

"Efek dari tindakan sewenang-wenang itu banyak pelanggaran HAM," kata penyidik senior KPK Novel Baswedan di Jakarta. []