Ekonomi

Dicecar Soal Jalan Tol Oleh Banggar DPR, Sri Mulyani Jawab Begini!

dalam pembuatan jalan tol, dirinya memberikan injeksi sangat besar untuk PT Hutama Karya dan Waskita


Dicecar Soal Jalan Tol Oleh Banggar DPR, Sri Mulyani Jawab Begini!
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam Banggar DPRI RI Raker Dengan Pemerintah dan Bank Indonesia, Senin (27/6/22). (tangkapan layar youtube DPR RI)

AKURAT.CO, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi pertanyaan para anggota DPR RI terkait proyek pembuatan jalan tol.

Ia menjelaskan bahwa dalam pembuatan jalan tol, dirinya memberikan injeksi sangat besar untuk PT Hutama Karya dan Waskita supaya menyelesaikan jalan tol terutama dalam ruas-ruas penting.

“Yang tadi yang jalan tol, karena ibu (Nevi Zuarina Fraksi PKS)  menggunakan kata anak tiri itu agak terlalu keras ibu. Terus terang  PT Hutama Karya dan Waskita itu kita kasih injeksi sangat besar sekali,” ucap Sri Mulyani Indrawati dalam Raker Banggar DPR RI dengan Pemerintah dan Bank Indonesia, Senin (27/6/2022).

baca juga:

Sementara itu, terkait anggaran pendidikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan, Menteri Agama dan Menteri Bappenas untuk trilateral terutama di dalam desain penggunaan anggaran 20 persen.

“ Ini tentu karena kita tahu bahwa fungsi pendidikan juga desentralisasikan,” jelasnya.

Disisi lain terkait guru honorer, pihaknya mengklaim jika selalu menghitung secara cukup hati-hati dan juga akurat sesuai dengan kebutuhan di masing-masing daerah.

“Di dalam pembahasan HKPD kita, kita menyampaikan bahwa setiap daerah paling tidak untuk pelayanan dasarnya harusnya dihitung secara akurat dan itu dijadikan basisnya,” lanjutnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Komisi XI DPR RI menyetujui pagu indikatif anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada RAPBN tahun anggaran 2023. Untuk anggaran yang disetujui sebesar Rp45,129 triliun.

"DPR RI menyetujui Pagu Indikatif Kementerian Keuangan dalam Pembicaraan Pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2023. Dengan rincian per program sebagai berikut. Totalnya Rp45 triliun, enggak beda dengan yang diusulkan," tutur Komisi XI DPR RI, Kahar Muzakir dalam Raker dengan Menteri Keuangan, Kamis (16/6/2022).