News

Diburu Polisi! 5 Fakta Penting Pria Tendang Sesajen di Semeru

Diburu Polisi! 5 Fakta Penting Pria Tendang Sesajen di Semeru

AKURAT.CO, Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pria membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, menjadi viral dalam beberapa hari terakhir. Bahkan kini pihak kepolisian sedang memburu pembuat dan pengunggah video viral tersebut. Selain itu, polisi juga memburu sosok pria yang ada di dalam video tersebut. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait video viral penendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa TImur. 

1. Video viral

Polemik ini berawal dari sebuah viideo yang diunggah oleh akun Twitter @Setiawan3833. Dalam video tersebut terlihat seorang pria yang mengenakan rompi hitam sedang berada di lokasi erupsi gunung Semeru. Tampak, ia mendatangi sesajen yang diletakkan di atas tanah. Setelah mengucapkan sejumlah kalimat, pria tersebut langsung melempar dan menendang sesajen tersebut. 

baca juga:

2. Jadi perbincangan warganet

Sesaat setelah diunggah, video tersebut langsung viral dan menjadi perbincangan sejumlah warganet. Bahkan, cuitan terkait video ini pun telah mencapai ribuan cuitan. Salah satunya adalah putri sulung mantan Presiden Indonesia, Abdurrahman Wahid, yakni Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau Alissa Wahid. Ia pun memberikan tanggapannya bahwa ia sangat mengecam aksi yang dilakukan oleh pria berompi hitam tersebut. 

3. Diburu polisi

Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian langsung turun tangan. Polisi telah menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah memburu pria yang menendang sesajen tersebut. Tak hanya polisi, Bupati Lumajang juga menyebutkan untuk meminta bantuan kepada seluruh warganya demi bisa menangkap sosok pria tersebut. 

4. Relawan Semeru

Bupati Lumajang juga menyatakan bahwa sosok pria yang ada dalam video viral tersebut bukanlah warga Lumajang, Jawa Timur. Selain itu ia juga menambahkan bahwa pria tersebut telah dipastikan adalah seorang relawan yang masuk ke lokasi terdampak erupsi Semeru. Sang bupati pun juga mengecam tindakan tersebut dan menyatakan bahwa aksi tersebut telah melanggar tata nilai yang ada dalam lingkungan warga Lumajang. 

5. Dikecam Kemenag hingga MUI

Kementerian Agama juga menyebutkan bahwa aksi yang dilakukan oleh sosok pira tersebut tidak beradab. Ungkapan tersebut juga diamini oleh MUI. Melalui Wasekjen-nya, MUI menyatakan bahwa jika ingin berdakwah, berikan contoh yang baik bukannya malah melakukan tindakan yang menuruti kemauan sendiri. 

Selain memburu pria yang ada dalam video tersebut, kepolisian juga saat ini sedang memburu sosok pengunggah video tersebut.  []