News

Diburu AS dengan Imbalan Rp44 Miliar, Pemimpin Senior Taliban Pakistan Tewas Dibom

Melalui program 'Hadiah untuk Keadilan', imbalan yang ditawarkan AS mencapai hingga USD3 juta (Rp44,5 miliar).


Diburu AS dengan Imbalan Rp44 Miliar, Pemimpin Senior Taliban Pakistan Tewas Dibom
Abdul Wali, juga dikenal sebagai Omar Khalid Khorasani, terbunuh dalam serangan yang ditargetkan di perbatasan Afganistan dan Pakistan (Departemen Luar Negeri AS)

AKURAT.CO Pemimpin senior dan pendiri afiliasi kelompok Taliban Pakistan dilaporkan tewas dalam serangan bom yang ditargetkan. Sumber mengungkap bahwa pemimpin itu meregang nyawa dalam serangan yang terjadi di wilayah Afganistan, yang berbatasan dengan Pakistan.

Kelompok Taliban Pakistan dikenal juga sebagai Tehreek-e-Taliban (TTP), beroperasi di Afganistan dan Pakistan. Oleh Amerika Serikat (AS), kelompok ini telah ditetapkan sebagai organisasi teroris asing.

Sumber TTP membeberkan kepada CNN bahwa komandan senior Abdul Wali, atau juga dikenal sebagai Omar Khalid Khorasani, terbunuh pada Minggu (7/8) malam waktu setempat. 

baca juga:

Abdul Wali dikatakan tewas bersama dengan dua pemimpin TTP lainnya. Ketiganya meninggal setelah terkena ledakan dari alat peledak improvisasi (IED) alias bom rakitan di provinsi Paktika, Afganistan.

Sumber juga mengonfirmasi bahwa pemboman itu merupakan serangan yang telah ditargetkan.

CNN telah menghubungi kementerian dalam negeri Pakistan untuk konfirmasi kematian Abdul Wali, tetapi belum menerima tanggapan.

Sementara, WION dalam laporannya, telah mengungkap kronologi bahwa Abdul Wali terbunuh saat bepergian dengan para komandan senior TTP lainnya. Saat berada di distrik Birmal di provinsi Patrika, kendaraannya menabrak ranjau pinggir jalan, dan seketika, Abdul Wali dan lainnya tewas.

Associated Press melaporkan hal serupa, di mana kendaraan Abdul Wali dilaporkan diserang pada Minggu malam dalam serangan IED yang ditargetkan.

Taliban baru mengonfirmasi pembunuhan Abdul Wali pada hari Senin (8/8), dan memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut.