News

Diberhentikan dari Wakil Rektor, Guru Besar UIN Jakarta Angkat Bicara

Diberhentikan dari Wakil Rektor, Guru Besar UIN Jakarta Angkat Bicara


Diberhentikan dari Wakil Rektor, Guru Besar UIN Jakarta Angkat Bicara
Kampus UIN Jakarta (Istimewa)

AKURAT.CO, Guru Besar UIN Jakarta, Prof Andi M Faisal Bakti mengatakan bahwa pemberhentian atau pencopotan dirinya dari jabatan Wakil Rektor (Warek) IV Bidang Kerjasama merupakan sesuatu yang mengada-ngada, dan dicari-cari kesalahannya.    

Ia diberhentikan secara hormat oleh Rektor UIN Jakarta Prof Amany Lubis berdasarkan surat keputusan yang ditandatangani pada 18 Februari 2021.    

"Saya Prof Andi M Faisal Bakti, benar diberhentikan dari jabatan Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, berdasarkan Surat Keputusan Rektor sebagaimana terlampir," kata Andi Faisal dalam keterangan resminya kepada Akurat.co, Jumat (19/2/2021).   

"Alasan pemberhentian saya dicari-cari dan mengada-ngada dan disebutkan saya tidak dapat bekerjasama dengan Rektor," sambungnya.   

Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama periode 2019-2021 mengatakan bahwa yang sesungguhnya terjadi adalah diputusnya koordinasi antara Rektor dengan dirinya terkait dengan tugas pokok dan fungsi sebagai Warek.    

"Bahkan saya diasingkan dengan tidak dilibatkan dalam rapat-rapat pimpinan yang berhubungan dengan tupoksi saya. Situasi ini berlangsung selama 3 bulan terakhir," ucap Andi Faisal. 

Bahkan, Andi Faisal sebagai guru besar Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi ini mengaku diberhentikan tanpa proses pemeriksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan.    

"Kami diberhentikan tanpa proses klarifikasi, dan pemeriksaan yang sesuai dengan aturan kepegawaian dan peraturan perundang-undangan," tuturnya. 

Meski demikian, ia sudah mengetahui akan diberhentikan dari jabatan sebagai Warek atau pembantu rektor. Karena telah mengusulkan permohonan dialog terkait 126 dosen-dosen yang tergabung dalam Gerakan UIN Bersih 2.0 tersebut.