News

Dibecandain Soal AHY 'Masih Jauh' Jadi Presiden, Anggota DPR Demokrat Ini Meradang

Yasonna mengatakan bahwa 'bos Benny Harman masih lama jadi presiden'. Namun becandaan itu ditanggapi serius oleh politisi Demokrat yang lain


Dibecandain Soal AHY 'Masih Jauh' Jadi Presiden, Anggota DPR Demokrat Ini Meradang
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dala rapat kerja bersama Komisi III DPR, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/6/2021). (Youtube DPR RI)

AKURAT.CO, Sentilan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membuat anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat meradang. Saat itu Yasonna mengatakan bahwa 'bos Benny Harman masih lama jadi presiden'. Padahal, Yasonna menyebut itu hanya guyonan dan Yassona pun mencabut pernyataannya. Namun, tetap saja ada yang tidak terima.

Berawal soal bahasan pasal penghinaan kepada Presiden. Yasonna menyatakan tak ingin presiden setelah Jokowi mendapat penghinaan khususnya di media sosial. 

Yasonna kemudian menyinggung siapapun bisa jadi presiden. Termasuk para anggota dewan. 

"Mengkritik presiden sah, kritik-kritiklah kebijakannya, apanya. Sehebat-hebatnya kritik, nggak apa. Bila perlu, nggak puas, ada mekanisme konstitusional, ada kok. Seperti tadi Pak Benny sampaikan mekanisme untuk kebijakan pemerintah. Tapi once you get in personal, soal personal yang kadang dimunculkan, Pak Benny tahu kan presiden kita (Jokowi) dituduh secara personal dengan segala macam isu, itu dia tenang-tenang aja, dia bilang kepada saya, 'Saya nggak ada masalah dengan pasal ini'. Tapi apa kita biarkan presiden yang akan datang digituin?" papar Yasonna di depan para anggota DPR, Rabu (9/6/2021).

Yasonna lantas bercanda soal ketua umum partai anggota Komisi III DPR RI F-Demokrat, Benny K Harman, yang disebutnya masih lama menjadi presiden.

"Kalau bosnya Pak Benny masih lama barangkali," kelakar Yasonna disambut gelak tawa anggota DPR yang hadir.

Candaan Benny soal bos Benny Harman di Partai Demokrat jelas adalah Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. 

Namun candaan Yasonna ditanggapi serius Anggota Komisi III DPR lain yang juga berasal dari Fraksi Partai Demokrat, Santoso. Santoso dengan suara meninggi meminta Yasonna mencabutnya.

"Saya ingin apa, yang Pak Menteri sampaikan yang menyatakan bos Pak Benny masih lama itu supaya dicabut. Saya sangat keberatan," kata Santoso dalam rapat.

Santoso beralasan Yasonna juga merupakan salah seorang kader partai. Menurutnya, candaan Yasonna kurang tepat disampaikan lantaran bisa menimbulkan friksi di masyarakat.

"Kenapa? Karena Pak Yasonna ini, di samping menteri, juga kader dari partai politik. Jadi kurang tepat juga menyampaikan hal itu, sehingga nanti akan menimbulkan friksi di tengah-tengah masyarakat," ucapnya.

Santoso menegaskan persoalan 2024 biar dicatat oleh sejarah. Mantan anggota DPRD DKI Jakarta itu menekankan bukan Yasonna yang menentukan terpilih atau tidaknya seseorang.

"Soal bos Pak Benny dan bos saya di tahun 2024 jadi atau tidak, biarlah roda sejarah yang akan mencatat itu. Jadi bukan Pak Yasonna," ujarnya lagi.

Menanggapi itu, Yasonna pun menarik kata-katanya soal bos Benny masih lama menjadi presiden. Dia juga menekankan pernyataannya itu hanya sebatas candaan.

"Sebetulnya itu joke, tapi saya cabut, makasih. Mohon maaf," jawab Yasonna. []