News

Warga di Zona Merah Covid-19 Dibatasi Aktivitasnya Hingga Jam 8 Malam

Larangan ini tertuang dalam dalam Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 23 Tahun 2021.


Warga di Zona Merah Covid-19 Dibatasi Aktivitasnya Hingga Jam 8 Malam
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang warga yang tinggal di zona merah Covid-19 untuk tidak bepergian sembarangan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran penyakit  menular dari Wuhan, Tiongkok itu.

Larangan ini dituangkan Anies Baswedan dalam Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 23 Tahun 2021 tentang perpanjangan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro tingkat rukun tetangga.

Dalam peraturan itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyatakan warga di zona merah beraktivitas hingga pukul 20.00 WIB saja.

"Membatasi keluar masuk wilayah Rukun Tetangga maksimal hingga pukul 20.00 WIB," kata Anies dikutip AKURAT.CO Rabu (21/4/2021).

Anies mengatakan, spesifikasi RT masuk zona merah Covid-19 adalah wilayah yang terdapat adanya kasus corona di lima rumah selama satu pekan. Apabila ada kejadian model begini dia meminta pimpinan RT untuk segera memberlakukan pembatasan ini. Para pasien segera ditindaklanjuti dan proses pelacakan segera digencarkan untuk menemukan kasus baru.

"Menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Melakukan isolasi mandiri atau terpusat dengan pengawasan yang ketat,"  ucapnya.

Terkait peribadatan selama ramadan di kawasan zona merah, Anies memerintahkan agar kegiatan keagamaan di tempat ibadah dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kerukunan tidak boleh lebih dari tiga orang.

"Melarang kerumunan lebih dari tiga orang, dan meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan kerumunan," tegasnya.

Berdasarkan data dari situs corona.jakarta.go.id yang dikutip hari ini, ada ribuan RT di lima wilayah Jakarta yang masuk kategori zona merah corona dengan wilayah dengan kasus terparah di Jakarta Barat. Di Kawasan ini disebutkan sebanyak 755 RT masuk zona merah.

Kemudian di peringkat kedua kawasan terparah adalah Jakarta Timur dengan jumlah RT yang masuk zona merah sebanyak 634 RT.

Disusul Jakarta Selatan dengan 571 RT masuk zona merah dan Jakarta Utara 488 RT.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu