Olahraga

Dibantai Wimbledon, Pelatih: Pertahanan Garuda Select Lemah

Garuda Select jilid IV harus mengakui keunggulan Wimbledon U-18 dengan skor telak 4-0.


Dibantai Wimbledon, Pelatih: Pertahanan Garuda Select Lemah
Direktur Sepak Bola Garuda Select Dennis Wise dan Pelatih Kepala Garuda Select Des Walker dalam seleksi Garuda Select Jilid III di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). (FOTO/Dok. Garuda Select III)

AKURAT.CO, Garuda Select 4 harus mengakui keunggulan Wimbledon U-18 dengan skor telak. Pelatih Des Walker murka karena pertahanan timnya sangat lemah dalam laga ini.

Dalam pertandingan kali ini, Garuda Select kebobolan pada menit ke-4. Stefano mencetak gol bunuh diri saat coba memblok umpan silang datar dari pemain Wimbledon. Tim Indonesia tertinggal 1-0.

Pertahanan Garuda Select makin lengah. Berawal dari counter attack, pemain Inggris nomor punggung 27 mencetak gol ciamik di menit ke-9, skor pun berubah menjadi 2-0.

baca juga:

Keteledoran ini membuat pelatih Garuda Select, Des Walker murka. Menurutnya, tim sekelas Wimbledon tak akan memberi waktu untuk Garuda menyerang jika tanpa inisiatif.

"Kita tidak mengawali laga dengan bagus, dan kita kebobolan dua gol dengan sangat mudah. Saat melawan tim bagus, mereka tidak akan memberimu kesempatan," ujar Des Walker.

"Tapi menurut saya, kekecewaan terbesar adalah di 20 menit babak pertama, terlalu mudah memberikan dua gol, menyebabkan lubang besar di pertandingan," imbuhnya.

Meski pemain Garuda Select juga mendapat peluang emas di babak pertama, tapi tak satu pun berbuah gol. Skor 2-0 bertahan hingga peluit berbunyi untuk turun minum.

Pelatih Garuda Select sekaligus mantan pemain Timnas Inggris, Des Walker lantas memberikan analisis terkait kecerobohan pemain Indonesia di laga kontra Wimbledon.

"Gol pertama, kita bergerak terlalu jauh dari gawang. Jika kamu sulit menghadapinya, kamu harus mencoba melindungi gawang."

"Gol kedua, datang dari tendangan jauh, dari satu sisi ke sisi lain, tidak bisa kita hadapi, harusnya kita menyundulnya.

"Namun, Des Walker juga membangkitkan semangat para penggawa Garuda Select 4.  Meski dibuat tak berkutik di menit awal, tapi selama pertandingan masih berlangsung, maka masih ada waktu untuk evaluasi

."Hal paling besar yang dipelajari adalah, kamu tidak bisa memenangkan 20 menit pertama, tapi kamu tidak boleh kalah, kamu harus tetap bisa berada di pertandingan."[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com