News

Diapresiasi Komisi III, Pemberantasan Korupsi Kejagung Dinilai Lebih Baik dari KPK

Arsul menilai kinerja Kejaksaan lebih baik dari Komisi Pemberatasan Korupsi


Diapresiasi Komisi III, Pemberantasan Korupsi Kejagung Dinilai Lebih Baik dari KPK
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani

AKURAT.CO, Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengapresiasi kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Arsul menilai kinerja Kejaksaan lebih baik dari Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

Arsul Sani mengatakan bahwa kasus yang ditangani oleh kejaksaan cenderung rumit. Namun kejaksaan berhasil membuktikan kasus-kasus tersebut, seperti Asabri dan Jiwasraya, dapat dituntaskan sampai dengan pengadilan. 

"Kinerja kejaksaan paling tidak tahun 2020, terkait penanganan perkara korupsi," kata Arsul saat rapat kerja (raker) dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin (14/6/2021).

Arsul mengutip data yang dipublikasikan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). Menurutnya dari total penuntutan yang dilakukan oleh Kejagung dan KPK, maka nilai total kerugian negara dari perkara yang disidangkan adalah Rp56,73 triliun. Sedangkan KPK selama tahun 2020 hanya menangani nilainya Rp114,8 miliar. 

"Tentu ini jumlah yang sangat jomplang," jelasnya. 

Arsul juga meminta Kejaksaan tidak hanya fokus di Tipikor saja, juga TPPU juga. 

Karena itu ketika Jaksa Agung meminta penambahan anggaran, Arsul mendukungnya. 

"Kalau anggaran ditambah, ya ditambah biar lebih hebat lagi," kata Arsul. []