News

Di Tambora Hanya Kelurahan Jembatan Besi yang Masih Berstatus Zona Merah


Di Tambora Hanya Kelurahan Jembatan Besi yang Masih Berstatus Zona Merah
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) saat mempersiapkan alat-alat penyemprotan disinfektan yang akan digunakan untuk sterilisasi gedung Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). Gedung Wisma Atlet ini nantinya akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien virus corona (covid-19). PMI menurunkan petugas sebanyak 36 petugas yang akan menyemprotkan cairan disinfektan sebanyak 50 jeriken atau 100 liter (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Sebanyak 10 RW di Kecamatan Tambora direkomendasikan menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Lokal atau melakukan karantina wilayah. Hal ini terungkap setelah ada informasi 62 RW di DKI Jakarta yang masih masuk zona merah.

Camat Tambora Bambang Sutarna membantah dara tersebut karena saat ini yang masih masuk zona merah hanya ada di RW 01, 04, 07 dan 10 Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat.

"Berdasarkan data dari pihak Sudin Kesehatan hanya tinggal di Jembatan Besi. Sedangkan yang lainnya sudah mengalami penurunan kasus atau sudah zona biru dan hijau," ujar dia Kamis (4/6/2020).

Meski demikian, pihaknya sudah menyiapkan skema pencegahan penularan virus corona di RW Jembatan Besi. Kawasan tersebut nantinya akan terus dilakukan penyemprotan cairan disinfektan guna menghilangkan virus corona.

"Misalnya saja hari ini bersama Palang Merah Indonesia (PMI) kami akan rutin semprot cairan disinfektan," tegas dia.

Bambang menambahkan, penyemprotan cairan tersebut dilakukan ke gang gang sempit. Ia berharap warga Jembatan Besi bisa mentaati protokol kesehatan guna mencegah penyebaran. 

Sehingga karantina wilayah di sana bisa segera berakhir dan Kelurahan Jembatan Besi bisa masuk zona biru atau zona hijau.[]

Ridwansyah Rakhman

https://akurat.co