Olahraga

Di Sela Turnamen, Osaka dan Barty Pertanyakan Keberadaan Peng Shuai

Sejak 19 Desember Peng Shuai belum lagi muncul ke publik.


Di Sela Turnamen, Osaka dan Barty Pertanyakan Keberadaan Peng Shuai
Petenis asal China, Peng Shuai, masih menjadi sorotan dunia karena pengakuan pelecehan seksual yang dialaminya. (WTA)

AKURAT.CO, Seiring dengan bergulirnya Australia Terbuka 2022, keberadaan petenis asal China, Peng Shuai, kembali menjadi pembicaraan. Kali ini, para petenis elite putri yang ambil bagian dalam turnamen grand slam pembuka musim tersebut menuntut keselamatan Peng Shuai.

Mantan petenis ranking satu dunia asal Jepang, Naomi Osaka, mengatakan bahwa apa yang terjadi dengan Peng Shuai cukup menakutkan. Osaka berharap lebih banyak informasi tentang keberadaan mantan petenis ganda putri ranking satu dunia tersebut.

“Jika saya ada di posisinya, saya ingin orang-orang juga peduli dengan saya,” kata Osaka sebagaimana dipetik dari BBC.

baca juga:

“Ini adalah salah satu dari sekian hal-hal itu. Seperti saya membayangkan saya ada di posisi dia, dan dalam situasi tersebut, itu sedikit mengerikan. Tetapi Anda ingin meminjamkan suara Anda dan Anda ingin orang-orang mengajukan pertanyaan.”

Peng Shuai menjadi sorotan dunia setelah mengungkapkan pelecehan seksual yang dialaminya oleh mantan Wakil Presiden China, Zhang Gaoli, November lalu. Selepas itu Peng Shuai sempat menghilang sebelum muncul dalam komunikasi video dengan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Pun demikian, sejak 19 Desember Peng Shuai belum lagi muncul ke publik. Peng Shuai sendiri sempat mengatakan bahwa unggahannya soal dugaan pelecehan seksual tersebut disalahartikan dan sang petenis cenderung “mendinginkan” kasus yang melibatkan petinggi Partai Komunis China itu.

Mantan petenis ranking satu dunia asal Belarusia, Victoria Azarenka, menganggap bahwa kasus Peng Shuai tidak mengalami kemajuan berarti. Publik, kata Azarenka, berharap mendengar kabar langsung dari Peng Shuai secara pribadi.

“Semoga kita akan mendengar (kabar) dari dia secara pribadi pada momennya,” kata Azarenka.

Petenis ranking satu dunia asal Australia, Ashleigh Barty, berharap komunitas tenis tidak perlu menunggu lebih lama lagi untuk menyaksikan Peng Shuai kembali ke turnamen. Barty merasa bahwa komunitas tenis saat ini telah bersatu untuk menjamin keberadaan Peng Shuai.

“Jelas kami semua mempersoalkan keselamatannya. Kami semua berharap dia dalam keadaan baik. Kita berharap dia oke. Semoga tidak terlalu lama sampai kita bisa melihatnya kembali ke sini,” kata Barty.[]