Olahraga

Di Jerman, Transgender Bebas Pilih Kompetisi Pria Atau Wanita 

Semua tergantung pilihan sang atlet


Di Jerman, Transgender Bebas Pilih Kompetisi Pria Atau Wanita 
Ilustrasi Bendera LGBT (pixabay.com)

AKURAT.CO  Sepak bola Jerman melawan tren baru-baru ini yang melarang wanita transgender dari kompetisi wanita. Mereka memutuskan untuk mengizinkan pemain transgender, interseks, dan non-biner memilih bermain di tim pria atau wanita. 

Aturan tersebut juga diterapkan DFB, Federasi sepak bola Jerman. Dalam hal ini, PSSI-nya Jerman mengeluarkan peraturan untuk pemain khusus transgender dengan status sipil beragam atau ditentukan tergantung kemauannya. 

"Ini juga berlaku untuk pemain transgender yang sekarang dapat beralih pada waktu yang ditentukan sendiri atau tetap berada di tim tempat mereka bermain sebelumnya,” kata DFB. 

baca juga:

“Selama aktivitas olahraga tidak mempengaruhi kesehatan orang tersebut saat mereka minum obat, orang tersebut dapat mengambil bagian dalam permainan, itulah sebabnya peraturan baru mengecualikan relevansi doping.” sambung pernyataan tersebut. 

Aturan tersebut mulai berlaku di musim mendatang dan akan dimasukkan ke dalam peraturan permainan DFB untuk sepak bola remaja, futsal, dan amatir. 

Sabine Mammitzsch selaku pengawas sepak bola putri di DFB, mengatakan bahwa sudah lama ada kebutuhan untuk klarifikasi soal kepastian gender. 

“Asosiasi negara bagian dan regional, tetapi juga orang-orang yang relevan di tingkat akar rumput, telah lama memberi sinyal bahwa ada ketidakpastian tentang bagaimana mengakomodasi pemain transgender, interseks, dan non-biner,” kata Sabine. 

“Oleh karena itu, mereka sangat menyambut baik pengenalan aturan nasional yang komprehensif tentang hak untuk bermain.” sambung Sabine. 

Aturan ini mengacu pada larangan renang dunia wanita transgender dari kompetisi wanita Minggu lalu, dan Liga Rugby Internasional yang juga menerbitkan larangan atlet transgender dari pertandingan internasional wanita.